Kategori
movie

Daftar Film Terbaik Oscar Isaac Pemeran Solid Snake di Film Metal Gear

Daftar Film Terbaik Oscar Isaac Pemeran Solid Snake di Film Metal Gear

Daftar Film Terbaik Oscar Isaac Pemeran Solid Snake di Film Metal Gear – Film, juga dikenal sebagai movie, gambar hidup, film teater atau foto bergerak, merupakan serangkaian gambar diam, yang ketika ditampilkan pada layar akan menciptakan ilusi gambar bergerak karena efek fenomena phi. Ilusi optik ini memaksa penonton untuk melihat gerakan berkelanjutan antar objek yang berbeda secara cepat dan berturut-turut.

Proses pembuatan film merupakan gabungan dari seni dan industri. Sebuah film dapat dibuat dengan memotret adegan sungguhan dengan kamera film; memotret gambar atau model “miniatur” menggunakan teknik animasi tradisional; dengan CGI dan  animasi komputer; atau dengan kombinasi beberapa teknik yang ada dan efek visual lainnya.

Pemain game PlayStation medio 1998 hingga 2000-an awal pasti tidak asing dengan game Metal Gear SolidGame keluaran Konami itu sangat populer pada masanya. Game yang menceritakan misi download apk open card spionase itu menjadi salah satu action game terbaik saat itu. Serial Metal Gear Solid bertahan dan mengeluarkan total 23 game sejak pertama kali dikenalkan di konsol NES pada 1987. Seri terakhir dari game ini adalah Metal Gear: Survive yang rilis pada 2018

Sudah 22 tahun berlalu sejak seri pertama Metal Gear Solid yang paling terkenal, Metal Gear Solid: Tactical Spionage Action rilis untuk konsol PlayStation One. Kini, Sony sebagai rumah produksi yang telah melahirkan banyak film besar semacam Spider-Man berniat memfilmkan game legendaris tersebut. Sony mendapuk Jordan Vogt-Roberts sebagai sutradara dan Oscar Isaac akan memerankan sosok legendaris, Solid Snake.

Penasaran dengan sosok Oscar Isaac yang hendak memerankan Solid Snake? Berikut kami sajikan lima film terbaik yang pernah diperankan oleh Oscar Isaac.

1. Ex Machina (2014)

Ex Machina adalah film yang bercerita tentang pengembangan kecerdasan buatan. Di dalam film ini, Oscar Isaac berperan sebagai Nathan. Nathan adalah seorang genius yang mampu menciptakan robot dengan kecerdasan buatan yang bahkan dapat berpikir sendiri. Selain Isaac, film ini juga dibintangi oleh dua aktor dan aktris ternama, yaitu Domnhall Gleeson dan Alicia Vikander.

Film ini menceritakan Caleb, seorang ilmuwan muda yang berkesempatan untuk bekerja dan belajar bersama Nathan. Hal yang tidak diinginkan terjadi seiring dengan pertemuan Caleb dengan Ava, robot dengan kecerdasan buatan yang diciptakan oleh Nathan. Keadaan makin pelik saat Caleb memiliki ketertarikan pada Ava.

2. Inside Llewin Davis (2013)

Inside Llewyn Davis adalah film drama musikal yang membawa tema komedi hitam. Di dalam film ini, Isaac berperan sebagai Llewyn Davis, seorang penyanyi jalanan di sebuah desa yang dinamakan Desa Greenwich. Selain Isaac, film ini juga dibintangi oleh mantan anggota boy band N’Sync, Justin Timberlake.

Llewy Davis diceritakan sebagai penyanyi jalanan yang menjalani kehidupan sulit. Sehari-hari, ia menumpang tidur di sofa di rumah temannya. Suatu hari, setelah manggung di sebuah kafe, Llewyn dipukuli oleh pria yang tidak ia kenal. Ia kemudian terbangun keesokan harinya di dalam sebuah apartemen seorang diri.

3. A Most Violent Year (2014)

A Most Violent Year adalah film thriller kriminal yang dirilis pada 2014. Film ini dibintangi oleh aktor dan aktris kenamaan Hollywood, seperti Oscar Isaac, Jessica Chastain, dan David Oyelowo. Di film besutan J. C. Chande ini, Oscar Isaac berperan sebagai Abel Morales.

Film ini menceritakan Abel Morales, seorang pemilik perusahaan minyak yang mengalami perampokan. Istri Abel menyarankan Abel untuk mengejar perampok tersebut, tapi ditolak. Abel memilih untuk menyewa jaksa daerah yang sudah terkenal menyelesaikan berbagai kasus untuk menyelidiki perampokan tersebut.

4. Star Wars: Episode VII – The Force Awakens (2015)

Star Wars: Episode VII – The Force Awakens menjadi film pertama dari trilogi Star Wars terbaru setelah diakuisisi oleh Disney. Di film ini, Isaac berperan sebagai Poe Dameron, seorang pilot yang dikirim oleh Putri dari Galaksi untuk membantu Rey dan Finn menjalankan misi mereka.

Dalam perjalanannya, kisah Star Wars di episode ini terbagi menjadi tiga film. Film pertama adalah film ini, The Force Awakens, kemudian dilanjutkan dengan film yang berjudul The Last Jedi, dan perjalanan Rey berakhir di film ketiga yang berjudul The Last Skywalker. Di ketiga film tersebut, Oscar Isaac memerankan tokoh yang sama, Poe Dameron.

5. X-Men: Apocalypse (2016)

Di film superhero Marvel keluaran studio 20th Century Fox ini, Isaac berperan sebagai En Sabah Nur atau Apocalypse. Apocalypse diceritakan sebagai seorang mutan kuno dengan kemampuan yang sangat mengerikan. Kemampuan utama Apocalypse adalah mampu menyerap kemampuan mutan lain, bahkan berpindah jasad.

Meskipun kurang mendapat kritik positif, nyatanya film ini mendapat keuntungan hingga tiga kali lipat dari anggarannya. Film X-Men ini masih melanjutkan semesta mutan yang diisi oleh James McAvoy sebagai Profesor X, Michael Fassbender sebagai Magneto, hingga Jennifer Lawrence sebagai Mystique.

Film adaptasi game memang menjadi daya tarik, terutama bagi para pemain game tersebut. Namun, lebih baik kita tidak terlebih dahulu berekspektasi tinggi mengingat ada banyak film adaptasi game yang nyatanya tidak sebagus harapan. Kita tunggu saja

Kategori
movie

Rasakan Nonton Bioskop di Rumah dengan IndiHome Cinema Lho

Rasakan Nonton Bioskop di Rumah dengan IndiHome Cinema Lho

Rasakan Nonton Bioskop di Rumah dengan IndiHome Cinema Lho – Bioskop (Belanda: bioscoop dari bahasa Yunani βιος, bios yang artinya hidup. Dan σκοπος, skopos (yang artinya “melihat”) adalah tempat untuk menonton pertunjukan film dengan menggunakan layar lebar. Gambar film diproyeksikan ke layar menggunakan proyektor. Padanan kata dari bioskop yaitu gambar hidup.

Dalam satu dekade terakhir, jumlah penonton film Indonesia telah meningkat hingga lima kali lipat. Namun, hal ini tidak sejalan dengan jumlah layar bioskop dan jam tayang yang masih terbatas. Ditambah dengan keterbatasan jangkauan jaringan bioskop yang umumnya hanya tersedia di kota-kota besar.

Kondisi tersebut diperburuk dengan pandemik COVID-19 selama beberapa bulan terakhir. Kebijakan physical distancing sebagai penerapan protokol kesehatan mengharuskan bioskop untuk daftar club388 memangkas kapasitas kursi secara signifikan. Bahkan sebagian bioskop harus menghentikan operasionalnya untuk sementara waktu. Hal ini tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi industri perfilman khususnya perfilman nasional.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, IndiHome sebagai layanan fixed broadband milik PT Telkom Indonesia  (Persero) Tbk (Telkom) meluncurkan sebuah inovasi. Yang bisa memberikan pengalaman menonton  terbaik bagi pelanggan di rumah seperti layaknya di bioskop yaitu IndiHome Cinema. Acara peluncuran  dilakukan secara simbolis oleh Executive General Manager Telkom Divisi TV Video Telkom, A. A. Gede Mayun Wirayuda. Acara tersebut juga dihadiri Setyo Budianto selaku Chief Operation  Officer PT Metra-Net sebagai perwakilan IndiBox. Dan Teuku Rifnu Wikana dari PT Kurnia Alam Semesta sebagai perwakilan mitra penyedia film.

1. IndiHome Cinema menghadirkan sensasi menonton bioskop di rumah
Kamu Bisa Rasakan Nonton Bioskop di Rumah dengan IndiHome Cinema Lho!

IndiHome Cinema merupakan fitur terbaru dari IndiHome TV dan IndiBox yang menghadirkan sensasi menonton bioskop di rumah dengan berbagai pilihan waktu tayang yang fleksibel dan dapat memenuhi  kerinduan penonton untuk menyaksikan film-film bioskop secara cepat, mudah, dan ekonomis. Terkait konten, IndiHome Cinema terbuka untuk menjalin kerja sama dengan para pelaku industri perfilman baik nasional maupun mancanegara. Di tahap awal ini, IndiHome menggandeng PT Kurnia Alam Semesta  (KAS) sebagai mitra penyedia film.

“IndiHome Cinema merupakan wujud nyata keberpihakan Telkom dalam mendukung industri perfilman nasional yang kini sedang menghadapi tantangan khususnya di era pandemik. Kami berharap, IndiHome Cinema dapat menjadi wadah bagi para pelaku industri kreatif perfilman Indonesia untuk menjangkau  pasar yang lebih luas dan sekaligus memberikan pengalaman menonton terbaik bagi pelanggan IndiHome,” ujar Gede Mayun Wirayuda.

2. IndiHome Cinema dapat membangkitkan semangat para sineas film Indonesia
Kamu Bisa Rasakan Nonton Bioskop di Rumah dengan IndiHome Cinema Lho!

Chief Operation Officer PT Metra-Net Setyo Budianto menambahkan, hadirnya IndiHome Cinema dapat membangkitkan semangat para sineas film Indonesia karena adanya keterbatasan layar untuk menayangkan film-film Indonesia selama kondisi pandemik. Dengan  hadirnya IndiHome Cinema, pelanggan IndiBox bisa menikmati film pilihan karya anak bangsa di rumah masing-masing bersama keluarga.

Pada kesempatan yang sama, Chief Public & Corporate Communication PT KAS Teuku Rifnu Wikana menyampaikan berkomitmen menghadirkan film-film terbaik dan terbaru. IndiHome Cinema bisa menayangkan film yang sedang tayang di bioskop secara bersamaan dan bahkan film yang belum tayang di bioskop termasuk film-film pendek juga film-film daerah.

3. Pelanggan tidak perlu khawatir kehabisan tiket film favorit dengan hadirnya IndiHome Cinema
Kamu Bisa Rasakan Nonton Bioskop di Rumah dengan IndiHome Cinema Lho!

Teuku Rifnu juga mengatakan bahwa IndiHome Cinema adalah ide anak bangsa yang menginginkan terbentuknya satu keyakinan besar bahwa film akan tetap jaya serta selalu ada untuk masyarakat Indonesia.

“Kehadiran inisiatif ini adalah untuk keberlangsungan perfilman Indonesia dan kami sangat antusias bekerja sama dengan IndiHome. (Kami juga) meyakini dengan penetrasi IndiHome yang telah menjangkau seluruh pelosok Tanah Air akan membuka kesempatan yang sangat luas bagi seluruh pencinta film di Tanah Air untuk mendapatkan film terkini yang menarik dan menghibur tanpa perlu keluar dari rumah,” tambahnya.

Dengan hadirnya IndiHome Cinema, pelanggan tidak perlu khawatir kehabisan tiket film favorit di bioskop karena pembelian tiket sudah tersedia melalui layar IndiHome TV dan pelanggan pun bisa menonton tanpa  perlu keluar rumah. Dengan harga tiket yang sangat terjangkau, pelanggan IndiHome dapat dengan nyaman dan aman menonton film bioskop terkini sambil menikmati kebersamaan dengan keluarga dan kerabat di rumah.

Kategori
movie

Film Terbaik Dari Seorang Aktor Indonesia Nicholas Saputra

Film Terbaik Dari Seorang Aktor Indonesia Nicholas Saputra

Film Terbaik Dari Seorang Aktor Indonesia Nicholas Saputra – Film, juga dikenal sebagai movie, gambar hidup, film teater atau foto bergerak, merupakan serangkaian gambar diam, yang ketika ditampilkan pada layar akan menciptakan ilusi gambar bergerak karena efek fenomena phi. Ilusi optik ini memaksa penonton untuk melihat gerakan berkelanjutan antar objek yang berbeda secara cepat dan berturut-turut.

Proses pembuatan film merupakan gabungan dari seni dan industri. Sebuah film dapat dibuat dengan memotret adegan sungguhan dengan kamera film; memotret gambar atau model “miniatur” menggunakan teknik animasi tradisional; dengan CGI dan animasi komputer; atau dengan kombinasi beberapa teknik yang ada dan efek visual lainnya.

Siapa yang tidak mengenal aktor yang satu ini? Nicholas Saputra adalah aktor Indonesia berdarah Jawa-Jerman yang kerap disapa Nico. Ia adalah salah satu aktor papan atas yang sangat selektif dalam memilih aplikasi idn poker peran yang dibintanginya. Tak mengherankan bila ia beberapa kali memenangkan penghargaan pemeran utama pria terbaik di berbagai ajang penghargaan film.

Namun, karena sikap selektifnya, Nico jarang menyapa masyarakat dengan film terbarunya. Kabar gembira bagi penggemar Nico, beberapa waktu lalu ia barusa mengonfirmasi akan membintangi film garapan Riri Riza dan Mira Lesmana yang berjudul Paranoia.

Nah, selagi menanti film terbaru Nicholas Saputra yang terbaru, berikut ini adalah sepuluh film Nico lainnya yang dapat ditonton sebelum menyaksikan film terbarunya.

1. Ada Apa dengan Cinta? (2002)

Ada Apa dengan Cinta? adalah film debut bagi Nico sekaligus film yang berhasil mengantarkan ke puncak popularitas. Rangga (Nicholas Saputra), siswa SMA yang dingin namun puitis terlibat hubungan spesial dengan Cinta (Dian Sastrowardoyo).

Kisah hubungan asmara remaja yang dipenuhi banyak persoalan. Selain itu, juga diceritakan kisah persahabatan Cinta dengan ketiga sahabatnya yakni Karmen, Maura, dan Milly.

Saking sukses dan populernya, film ini masih digandrungi masyarakat hingga detik ini dan dianggap sebagai salah satu film remaja Indonesia terbaik sepanjang masa.

2. Biola Tak Berdawai (2003)

Setelah kesukses besar di film pertamanya, Nico membintangi film Biola Tak Berdawai. Bhisma yang diperankan oleh Nicholas Saputra adalah mahasiswa jurusan musik yang sangat mahir bermain biola. Suatu hari, ia berjumpa dengan Renjani (Ria Irawan), mantan penari balet, dan Dewa, anak tunawicara yang mengalami distorsi otak dan harus menjalani terapi musik untuk penyembuhannya.

Bhisma lalu membantu terapi musik Dewa dan tanpa sadar mulai menyimpan rasa kepada Renjani. Bhisma lalu membuat sebuah sonata yang berjudul “Biola Tak Berdawai” yang ingin ditampilkannya di resital musik untuk Dewa dan Renjani.

3. Janji Joni (2005)

Joni (Nicholas Saputra), adalah seorang pengantar roll film antar biskop. Ia sangat mencintai pekerjaannya dan menjalani pekerjaannya sebaik mungkin. Suatu hari ia tak sengaja berjumpa dengan gadis cantik misterius yang diperankan oleh Mariana Renata.

Gadis itu tidak memberitahukan siapa namanya, namun berjanji akan memberitahu jika Joni berhasil mengantarkan roll film tepat waktu di kesempatan selanjutnya. Namun, permasalahan tak terduga mulai menghampiri Joni sehingga ia harus berusaha keras untuk mengatarkan roll film tepat waktu.

Berhasilkah Joni? Temukan jawabannya dengan menonton film ya! Janji Joni adalah film debut sutradara Joko Anwar yang bergenre komedi dan mendapatkan respon positif di masyarakat.

4. Gie (2005)

Diangkat dari kisah nyata seorang aktivis kemahasiswaan bernama Soe Hok Gie, Gie menceritakan kisah seorang pemuda yang dibesarkan dalam keluarga keturunan Tionghoa yang tertarik dengan konsep-konsep idealis. Ia lalu menjadi aktivis dan demonstran yang dengan berani mengritisi pemerintah dan mendukung keadilan dan hak-hak.

Dalam film ini, Nicholas Saputra berperan sebagai Soe Hok Gie yang sangat idealis.  Berkat aktingnya dalam film Gie, Nico berhasil menyabet penghargaan aktor terbaik dalam Festival Film Indonesia 2005.

5. 3 Hari untuk Selamanya (2007)

Ingin menonton film yang ringan namun penuh makna? Mungkin 3 Hari Untuk Selamanya bisa menjadi solusi. Yusuf (Nicholas Saputra) dan sepupunya Ambar (Adinia Wirasti) melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Yogyakarta dengan menggunakan mobil.

Namun lama perjalanan mundur hingga tiga hari karena beberapa persoalan. Dalam perjalanan Yusuf dan Ambar mendapatkan banyak pengalaman menarik mengenai persahabatan, cinta, harapan, takdir, dan kematian.

Perjalanan yang awalnya penuh keluhan menjadi penuh makna dan menjadikan mereka menjadi seseorang yang lebih baik.

6. 3 Doa 3 Cinta (2008)

Setelah Ada Apa dengan Cinta?, Nicholas Saputra dan Dian Sastrowardoyo dipertemukan kembali dalam film 3 Doa 3 Cinta. Film ini menceritakan kisah tiga sahabat masa kecil yakni Huda, Rian, dan Syahid, yang tinggal di pesantren di daerah Jawa Tengah. Huda (Nicholas Sapura) bermimpi ingin mencari ibunya yang sudah lama tak ditemuinya di Jakarta.

Suatu hari, Huda tak sengaja bertemu dengan Dona (Dian Sastro), penyanyi dangdut yang terobsesi menjadi bintang besar di Jakarta. Tak disangka, keduanya diam-diam mulai saling menyimpan rasa.

7. What They Don’t Talk When They Talk About Love (2013)

What They Don’t Talk About When They Talk About Love adalah film arahan Mouly Surya yang dirilis tahun 2013 silam. Filmnya menceritakan kisah Fitri (Ayushita), yang buta sejak lahir. Ia jatuh cinta pada seseorang yang dikiranya dokter yang sering muncul di sekitar halaman belakang sekolahnya.

Ternyata sosok tersebut adalah pria tuli bernama Edo (Nicholas Saputra). Kisah percintaan mereka pun dimulai setelahnya. Selain Ayushita dan Nicholas Saputra, film ini juga dibintangi oleh Karina Salim dan Anggun Priambodo.

8. Pendekar Tongkat Emas (2013)

Bila bosen nonton film drama atau romance, mungkin kalian bisa nonton film action yang satu ini. Pendekar Tongkat Emas mengusung tema yang akrab dengan masyarakat tanah air yakni silat.

Cempaka, sang pendekar tongkat emas (Christine Hakim), memutuskan untuk pensiun dari dunia persilatan. Anehnya, ia malah memilih murid yang belum terlalu lama diajarnya yakni Dara (Eva Celia) dan Angin (Aria Kusumah) menjadi penerus.

Tidak terima dengan keputusan itu, dua murid senior yang merasa lebih pantas yakni Biru (Reza Rahadian) dan Gerhana (Tara Basro) berusaha membunuh guru mereka dan kedua penerus tersebut. Untungnya Cempaka, Dara, dan Angin berhasil selamat dari kejaran mereka berkat bantuan pendekar misterius bernama Elang (Nicholas Saputra).

9. Ada Apa dengan Cinta? 2 (2016)

14 tahun setelah film pertamanya, kisah cinta Rangga dan Cinta akhirnya berlanjut dalam film Ada Apa dengan Cinta? 2. Nicholas Saputra dan Dian Sastrowardoyo kembali memerankan karakter mereka sebelumnya. Walaupun bertahun-tahun berlalu, permasalahan di masa lalu belum usai.

Rangga yang tinggal di Amerika, akhirnya pulang ke Jakarta untuk menjenguk sang ibu sekaligus menemui Cinta. Namun, ternyata Cinta sudah pindah ke Yogyakarta dan membuat Rangga harus mengejarnya ke sana.

Di Jogja, Cinta melanjutkan hidupnya dan menikmati waktu bersama teman-temannya. Rangga akhirnya berhasil menemui Cinta, namun ada banyak hal yang sudah berubah dan permasalahan yang dulu tertunda, meskipun pahit harus diselesaikan.

10. Aruna dan Lidahnya (2018)

Kembali dipertemukan dengan Dian Sastrowardoyo, kali ini Nicholas Saputra memerankan karakter Bono, koki andal yang merupakan sahabat Aruna (Dian Sastrowardoyo) yang sangat mencintai wisata kuliner.

Suatu hari Aruna mendapatkan tugas kantor yang mengharuskannya pergi ke Kalimantan. Ia lalu membawa serta sahabatnya dan seorang teman lain, Nadezhda (Hannah Al-Rashid). Di sana mereka tentunya melakukan berbagai wisata kuliner dan dibumbui konflik persahabatan dan percintaan

Kategori
movie

Berikut Hal-Hal yang Dibutuhkan oleh Para Movie Enthusiast

Berikut Hal-Hal yang Dibutuhkan oleh Para Movie Enthusiast

Berikut Hal-Hal yang Dibutuhkan oleh Para Movie Enthusiast – Film, juga dikenal sebagai  movie , gambar hidup, film teater atau foto bergerak, mewakili gambar diam, yang ketika aplikasi pada layar akan menciptakan ilusi gambar bergerak karena efek fenomena phi. Ilusi optik ini masuk ke penonton untuk melihat gerakan berkelanjutan antar objek yang berbeda secara cepat dan berturut-turut. Proses pembuatan film gabungan dari seni dan industri.

Sebuah film dapat dibuat dengan adegan nyata dengan kamera film; memotret gambar atau model “miniatur” menggunakan teknik animasi tradisional; dengan CGI dan animasi komputer; atau dengan kombinasi beberapa teknik yang ada dan efek visual lainnya.

Film jadi salah satu karya seni yang nggak pernah sepi peminat. Apalagi dengan perkembangan teknologi yang memungkinkan kamu untuk mengaksesnya di mana pun kamu berada. Nah, sebenarnya keinginan para pecinta aplikasi idn poker film di manapun sama lho.

Nah, buat kamu yang selama ini mengaku sebagai seorang pencinta film, Kami kali ini mencoba merangkum apa saja yang biasanya jadi keinginan para  penonton bioskop  nih.

1. Internet lancar buat  streaming  film tanpa hambatan
5 Hal yang Dibutuhkan Penggemar Film, Setuju?

Kalau sebelumnya kita harus pergi ke bioskop untuk menikmati sebuah film, saat ini giliran  smartphone  nih yang jadi ‘bioskop  mobile -nya’ para penikmat film. Gimana nggak? Kemudahan menonton film benar-benar sudah pindah ke tangan apalagi setelah kamu memperbarui aplikasi  streaming  film di smartphone. Yang penting kuncinya satu, internet lancar yang membuat film jalan terus tanpa  buffering . Ini kan yang kamu punya?

2. Nonton film nyaman walau dari  smartphone  dengan layar yang lebar
5 Hal yang Dibutuhkan Penggemar Film, Setuju?

Buat kamu yang sudah terbiasa menonton film dengan resolusi tinggi, pasti anti nih buat nonton film di layar kecil. Wajar sih, karena menurut kamu nonton itu bukan hanya soal bagaimana ceritanya sampai akhir, tetapi juga menikmati keindahan visual yang dilihat di layar kaca. Nah, buat kamu yang mau nonton di  smartphone  tanpa mengurangi pengalamanmu, coba nonton menggunakan Samsung Galaxy Note20 dan Note20 Ultra.

Buat Samsung Galaxy Note20 misalnya,  smartphone  yang satu ini sudah dibekali dengan layar 6,7 inci Super AMOLED HDR10 Plus dengan resolusi 1080 x 2400  piksel , dengan  kecepatan refresh  60Hz. Sementara Samsung Galaxy Note20 Ultra punya layar yang lebih besar yaitu 6,9 inci dengan Dynamic AMOLED HDR10 Plus dan resolusi 1440 x 3088  piksel . Baik sudah bisa digunakan dengan Gorilla Glass dengan spesifikasi Gorilla Glass 5 untuk Samsung Galaxy Note20 dan Gorilla Glass 7 atau disebut juga dengan Gorilla Glass Victus untuk Samsung Galaxy Note20 Ultra. Asyik banget nih buat nonton film!

Nggak hanya itu, Samsung Galaxy Note20 dan Note20 Ultra ini juga punya fitur Wireless DeX yang punya fitur Dual Mode yang memungkinkan kamu melakukan  multi-tasking  dan mensinkronisasikan antara  smartphone  dan Smart TV. Mencatat sambil  streaming online  juga mungkin banget kamu lakukan di waktu yang bersamaan. Nonton film jadi lebih puas ‘kan? 

3. Bisa belajar bikin film walau dari  smartphone
5 Hal yang Dibutuhkan Penggemar Film, Setuju?

Nggak mungkin sutradara ternama yang mengawali jejak perjalanannya sebagai sineas justru dari bangku penonton. Kamu juga bisa melakukan hal yang sama kok seperti sutradara ini. Nggak perlu mulai dengan kamera profesional, coba deh bikin film pendek pertamamu dengan menggunakan  smartphone  menggunakan Samsung Galaxy Note20 dan Note20 Ultra.

Kedua  smartphone  yang baru dirilis Samsung ini pada tanggal 5 Agustus 2020 ini punya fitur kamera yang menghasilkan video kamu sama ‘kelasnya’ dengan film-film layar lebar. Untuk Samsung Galaxy Note20 Ultra sendiri dibekali dengan kamera  Wide Angle  108 MP (f / 1.8), kamera  Telefoto  12 MP (f / 3.0), dan kamera  Ultra Wide  12 MP (f / 2.2). Sementara Samsung Galaxy Note20 menggunakan  Wide Angle  12 MP (f / 1.8), kamera  Telephoto  64 MP (f / 2.0), dan kamera  Ultra Wide  12 MP (f / 2.2). Walau yang memiliki desain yang berbeda, mampu merekam dengan resolusi 8K. Dengan fitur HDR 10+, gyro-EIS, OIS pasti video kamu jadi makin jernih.

Buat kamu yang ingin jadi sutradara, siap-siap dikejutkan dengan fitur Pro Video buat mode kameranya ya. Dengan fitur ini, kamu bisa membimbing sendiri  fokus kelas , rekaman suara yang bisa diatur dari arah datangnya baik depan maupun belakang, sorot, cahaya,  zoom  dan kualitas video yang bisa merekam sampai 24  fps di resolusi 8K. Wow!

4. Nyaman tulis  review  di  platform  film favorit
5 Hal yang Dibutuhkan Penggemar Film, Setuju?

Jadi seorang pecinta  film  rasanya kurang lengkap kalau belum berbagi pengalaman nonton lewat  review  di  platform-platform  film favorit. Nah, buat kamu yang biasa bikin  draft review  di  notes , pasti kamu bakal butuh banget nih fitur S Pen dan S Notes yang dimiliki Samsung Galaxy Note20 dan Note20 Ultra. Di seri Galaxy Note kali ini,  latency  dari S Pen ke  layar  bahkan mencapai 9  milidetik , yang artinya punya respon yang cepat. Belum lagi dengan fitur S Catatan yang lebih luas, misalnya seperti kemampuan Samsung Galaxy Note20 dan Note20 Ultra saat kita mencatat sambil merekam suara. 

5. Dapat pengalaman yang mewah dengan efek audio yang oke banget

5 Hal yang Dibutuhkan Penggemar Film, Setuju?

Namanya juga nonton film pasti kurang lengkap kalau kita nggak dapat pengalaman audio yang menyenangkan. Nah, buat mendukung hobi kamu saat nonton film, Samsung Galaxy Note20 dan Note20 Ultra kasih penawaran menarik nih! Buat kamu yang mau ikutan  pre-order  Samsung Galaxy Note20 dan Note20 Ultra dari tanggal 6-19 Agustus 2020. Kamu berkesempatan mendapatkan ini:

  • Setiap pembelian Galaxy Note20 mendapatkan  e-voucher  Galaxy Buds + senilai Rp2.399.000, –
  • Setiap pembelian Galaxy Note20 Ultra mendapatkan  e-voucher  Galaxy Buds Live senilai Rp2.599.000, –

Untuk tahu info selengkapnya langsung klik www.galaxylaunchpack.com ya! Atau kunjungi  e-commerce  favoritmu untuk ikutan  pre-order  dan jadi orang pertama yang menggunakan smartphone flagship dari Samsung ini, mulai dari Lazada, JD.id, Blibli.com, Shopee, Tokopedia, Eraspace, Bukalapak, Akulaku, Bhinneka, Dinomarket, dan Global Teleshop

Kategori
movie

Daftar Film Romantis yang Tayang di Japanese Film Festival

Daftar Film Romantis yang Tayang di Japanese Film Festival

Daftar Film Romantis yang Tayang di Japanese Film Festival – Film, juga dikenal sebagai movie, gambar hidup, film teater atau foto bergerak, merupakan serangkaian gambar diam, yang ketika ditampilkan pada layar akan menciptakan ilusi gambar bergerak karena efek fenomena phi. Ilusi optik ini memaksa penonton untuk melihat gerakan berkelanjutan antar objek yang berbeda secara cepat dan berturut-turut.

Proses pembuatan film merupakan gabungan dari seni dan industri. Sebuah film dapat dibuat dengan memotret adegan sungguhan dengan kamera film; memotret gambar atau model “miniatur” menggunakan teknik animasi tradisional; dengan CGI dan animasi komputer; atau dengan kombinasi beberapa teknik yang ada dan efek visual lainnya.

Setiap akhir tahun selalu diselenggarakan Japanese Film Festival yang menayangkan aplikasi idn poker film-film terpilih dari negeri sakura di bioskop beberapa kota di Indonesia. Pada tahun ini, Japanese Film Festival akan berlangsung secara daring dan kabar baiknya dapat disaksikan dengan gratis. Tahun ini, JFF akan berlangsung selama 10 hari dimulai tanggal 4 Desember 2020 hingga 13 Desember 2020.

Untuk dapat menyaksikan film Jepang secara legal dan gratis, kamu bisa buka langsung website id.japanesefilmfest.org dan perhatikan jadwal tayangnya. Walau memiliki jadwal tayang, waktu untuk menonton tetap fleksibel. Diberikan waktu 24 jam sejak tayang untuk menontonnya. Berikut lima film bergenre romantis yang bisa kamu nikmati.

1. Little Nights, Little Love (Eine Kleine Nichtmusik)  

Film ini kembali mempertemukan Mikako Tabe dan Haruma Miura yang sebelumnya dikenal karena berpasangan dalam film adaptasi manga Kimi ni Todoke. Dikisahkan bahwa Haruma Miura sebagai Sato merupakan seorang pekerja kantoran yang sama sekali buta akan cinta. Suatu malam ia diharuskan untuk membagikan kuesioner di pinggir jalan akibat telah dengan tidak sengaja menghilangkan data penting kantornya. Tidak ada orang lewat yang mau mengisi kuisioner tersebut. Sifatnya yang pemalu membuat pekerjaan ini semakin sulit.

Seketika ia pun terpesona mendengarkan musik yang dilantunkan musisi pinggir jalan. Di sanalah ia bertemu Saki yang diperankan Mikako Tabe. Saki pun setuju mengisi kuesionernya. Bagaimana kelanjutan kisah mereka berdua? Film yang mengobati rindumu dengan almarhum Haruma Miura ini akan hadir di Japanese Film Festival pada tanggal 13 Desember 2020.

2. Cafe Funiculi Funicula (Before The Coffee Gets Cold)  

Memadukan romansa dengan supranatural, film ini dapat membius bukan hanya pencinta kopi. Di suatu tempat duduk tertentu, pelanggan dapat kembali ke masa lalu atau ke masa depan yang mereka inginkan. Namun beberapa syarat harus dipenuhi yaitu: orang yang dapat ditemui adalah orang yang pernah mengunjungi cafe ini, apa pun yang dilakukan saat itu tidak akan mengubah masa sekarang, hanya satu tempat duduk yang dapat melakukan ritual ini namun jika ada yang mendudukinya maka yang lain harus menunggu hingga ia pergi, dan waktu yang tersedia hanya selagi kopinya panas, lekaslah minum sebelum kopinya dingin atau kamu tidak akan kembali ke masa sekarang.

Wah menarik sekali bukan? Film ini menghantarkan Kentaro Ito menjadi salah satu Pendatang Baru Terbaik pada ajang Japan Academy Prize 2019. Sama seperti Eine Kleine, film ini akan mulai tayang di JFF pada 13 Desember 2020.

3. Our 30 Minute Sessions

Film yang baru tayang pada awal tahun ini di Jepang dibintangi para aktor dan aktris muda yang sedang naik daun seperti Mackenyu Arata, Takumi Kitamura, Sayu Kubota, dan deretan bintang muda lain. Memadukan genre romansa, musik, dan supranatural, film ini layak digandrungi para anak muda. Mengisahkan tentang Macken sebagai Aki Miyata yang merupakan seorang musisi berkepribadian ceria namun telah meinggal 1 tahun lalu. Ia pun meninggalkan sebuah kaset.

Suatu hari, Takumi Kitamura sebagai Sota Kubota yang merupakan seornag mahasiswa memungut kaset tersebut. Ketika ia memainkan kaset tersebut, arwah Aki akan masuk ke tubuh Sota selama 30 menit. Waktu yang sempit itulah digunakan Aki untuk menemui kekasihnya yang dibintangi Sayu Kubota dan teman-teman band-nya. Berbeda dengan Aki, Sota berkepribadian tertutup dan tidak baik dalam bersosialiasi. Film ini akan ditayangkan pada tanggal 12 Desember 2020. Jangan lupa saksikan ya!

4. The Great Passage 

Film yang memborong sederet penghargaan dalam ajang perfilman paling bergengsi di jepang, Japan Academy Prize ke-86 ini akhirnya terpilih untuk ditayangkan di JFF. Tidak heran dengan penghargaan yang di dapat, The Great Passage memang mengusung kisah romansa sekaligus kehidupan dengan cara yang tidak biasa. Jepang memang jago dalam mengulik sebuah profesi yang jarang dilirik orang.

Mitsuya Majime merupakan seorang karyawan yang tidak begitu beruntung dengan pekerjaannya namun memiliki dedikasi terhadap sastra karena ia merupakan lulusan sarjana sastra. Ia pun ditarik menjadi editor kamus yang hendak membuat sebuah kamus baru berjudul The Great Passage yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk diselesaikan. Selagi menjadi editor kamus, ia pun terpikat dengan pesona cucu pemilik kosannya. Ia pun diminta mendeskripsikan kata “Cinta”. Film ini pun membuka mata kita terhadap profesi yang harus mendefinisikan serta mengdeit ratus ribuan kata untuk sebuah kamus. Saksikan The Great Passage pada 7 Desember 2020 secara online di JFF.

5. Stolen Identity 

Film yang direkomendasikan oleh Duta Besar Jepang untuk Indonesia ini dibintangi sederet bintang papan atas negeri sakura yakni Yudai Chiba, Ryo Narita, Kei Tanaka, Hingga Keiko Kitagawa. Mengusung kisah yang sangat relate dengan kehidupan masa kini dimana smartphone menjadi bagian penting dari diri. Film yang berjudul asli Sumaho o Otoshita Dake Nanoni yang berarti Aku Hanya Menjatuhkan Ponsel Pintarku ini menunjukkan betapa mengerikannya ketika informasi dalam HP kita bocor.

Petaka dimulai ketika HP milik Tomita tertinggal di taksi dan diambil oleh orang berniat jahat. Siapa sangka HP tersebut telah disadap hingga media sosialnya telah dibajak. Musibah ini juga menguji kesetiaan Tomita dengan kekasihya, Asami. Belum lagi ada kasus pembunuhan berantai yang mengincar wanita dengan kriteria tertentu. Kisah romansa dicampur misteri ini sangat pantas kamu nantikan penayangannya karena sangat membuat penasaran setiap detiknya. Film yang memiliki sekuel ini akan tayang pada 6 Desember 2020 di JFF.

Japanese Film Festival merupakan rangkaian acara yang menayangkan film Jepang di berbagai negara termasuk di Indonesia. Acara ini dapat menjadi ajang pemasaran film Jepang sekaligus kesempatan bagi penggemar film Jepang di tanah air.

Kategori
movie

Buat Kamu yang Suka Mikir Wajib Nonton J-Movie Thriller Psikologi ini

Buat Kamu yang Suka Mikir Wajib Nonton J-Movie Thriller Psikologi ini

Buat Kamu yang Suka Mikir Wajib Nonton J-Movie Thriller Psikologi iniPembuatan film Jepang telah bangkit kembali sejak pertengahan 1990-an, dan banyak yang percaya bahwa ini akan mengarah ke zaman keemasan lainnya.

Itu sudah menjadi industri yang berkembang di negara asalnya, tetapi karya Yasujiro Ozu, Kenji Mizoguchi, Kurosawa. Dan banyak lainnya membantu mempertahankan minat internasional selama beberapa dekade yang akan datang.

Gelombang Asia Extreme dari film-film bergenre kelam yang sangat memalukan telah menarik perhatian baru seiring dengan mendekatnya milenium baru, dan 20 tahun kemudian, Jepang terus menghasilkan aliran daftar club388 blockbuster yang stabil, tarif indie yang cerdas, dan kesayangan rumah seni.

Film-film bergenre thriller psikologi memiliki sensasi tersendiri ketika menontonnya. Disamping mengikuti alur cerita dalam film, kita juga diminta untuk ikut berpikir. Tentang maksud yang ditampilkan di film-film genre thriller psikologi tersebut. Nah ini buat kamu yang suka film-film genre thriller psikologi.

1. Himizu

Film yang dibintangi oleh Shota Sometani dan Fumi Nikaido ini bercerita tentang seorang remaja bernama Yuichi Sumida. Yang sering mendapatkan perlakuan kasar dari orangtua kandungnya. Namun, Yuichi tetap berharap bisa memiliki kehidupan normal layaknya orang lain. Untuk menghidupi kebutuhannya. Yuichi membuka penyewaan perahu di area tempat tinggalnya dibantu oleh teman sekolahnya Keiko Chazawa yang menyukainya.

Kejadian tak diharapkan datang ketika ayah Sumida yang temperamental menemui Sumida untuk meminta uang. Tak hanya itu ayahnya juga mengatakan kalimat yang sangat menyakitkan hati Sumida. Hingga Sumida kalap dan membunuh ayah kandungnya sendiri.

2. Akunin

Film yang disutradarai oleh Lee Sang Il ini bercerita tentang seorang pemuda kesepian bernama Yuichi Shimizu, dia berkenalan dengan seorang wanita bernama Yoshino lewat kencan online, namun perkenalan itu membuat Shimizu membunuh Yoshino. Dalam keterpurukan dan rasa tertekan yang luar biasa akibat kejadian itu, Shimizu mencoba mencari ketenangan melalui seorang wanita bernama Mitsuyo yang dikenalnya melalui situs online.

Shimizu merasa bahwa Mitsuyo berbeda dengan wanita yang dikenalnya dan mereka merasa cocok satu sama lain. Hingga pada akhirnya polisi mulai mencari Shimizu karena keterlibatannya dengan kasus Yoshino, membuat Shimizu dan Mitsuyo yang dimabuk asmara melakukan pelarian bersama.

3. The Snow White Murder Case

Film yang dibintangi oleh aktris Mao Inou dan sederet artis papan atas lainnya, berkisah tentang seorang wanita muda bernama Miki Shirono yang dituduh melakukan pembunuhan keji rekan kerjanya yang bernama Noriko Miki. Miki Shirono pun dihujat di internet, Miki Shirono yang sebenarnya tengah melihat konser idolanya kaget dengan pemberitaan dirinya.

Dia pun memutuskan untuk bersembunyi sampai kondisi reda. Kejadian tersebut dimanfaatkan oleh seorang reporter bernama Yuji Akahosi untuk diangkat ke media televisi. Dengan menelusuri latar belakang Miki Shirono dan mewawancarai orang-orang terdekat Miki Shirono. Hingga sebuah kebenaran yang mengejutkan publik terungkap.

4. Shoplifters

Film yang masuk nominasi piala Oscar 2019 ini bercerita tentang sebauh keluarga miskin di Tokyo yang dikepalai oleh Osamu. Osamu menghidupi ibu, istri dan ketiga anaknya dengan bekerja sebagai buruh bangunan namun dia juga seringkali mengutil di supermarket dengan mengajak anak keduanya yang masih kecil. Suatu hari ketika sedang mengutil di salah satu supermarket, Osamu bertemu dengan seorang bocah perempuan yang menggigil kedinginan, tak tega, Osamu pun mengajak anak tersebut pulang dan berniat memulangkannya keesokan harinya. Namun melihat kondisi bocah perempuan tersebut yang mengalami luka lebam akibat disiksa, Osamu pun memutuskan untuk merawat anak perempuan tersebut dengan memberikan identitas palsu pada anak tersebut serta mengajarkannya mengutil.

5. The Third Murder

Film yang dibintangi oleh Masaharu Fukuyama ini bercerita tentang seorang pengacara bernama Tamoaki Shigemaru yang tengah membantu kliennya bernama Misumi yang terancam hukuman mati karena tersandung kasus pembunuhan bosnya. Shigemaru mencoba mencari alibi untuk meringankan hukuman Misumi dengan menelusuri latar belakang Misumi maupun korban. Dan hal itu membuat Shigemaru berada pada sebuah rahasia besar yang disembunyikan baik oleh tersangka maupun keluarga korban.

6. Confessions

Film yang dibintangi oleh Takako Komatsu ini bercerita tentang seorang guru SMP bernama Yuko Moriguchi yang kehilangan anak semata wayangnya karena dibunuh oleh kedua muridnya. Hal itu membuat Yuko membalas dendam dengan cara mengaku telah memasukkan darah penderita HIV kepada minuman kedua muridnya yang disinyalir tersangka pembunuhan putrinya agar kedua muridnya mengakui perbuatan keji mereka.

Hal itu membuat kedua murid yang merupakan tersangka kaget yang pada akhirnya mengalami tekanan mental yang hebat. Padahal sebenarnya Yuko tidak benar-benar memasukkan darah HIV kepada minuman mereka.

7. About Her Brother/Ototo

Film yang bercerita tentang seorang perempuan bernama Koharu Takano yang memiliki seorang adik laki-laki yang super nakal meskipun dia sudah dewasa bernama Tetsuro Tanno. Hidup Koharu menjadi rumit karena ulah sang adik yang ramah  pekerjaannya hanya berjudi dan mabuk-mabukkan. Lagi dengan keadaan rumah tangga Koharu yang terancam bubar sehingga membuat Koharu depresi

Kategori
movie

Rekomendasi Anime Movie Terbaik yang Wajib Kamu Tonton

Rekomendasi Film Anime Terbaik yang Wajib Kamu Tonton

Rekomendasi Anime Movie Terbaik yang Wajib Kamu TontonAnime pertama yang populer yang populer adalah  Astro Boy karya Ozamu Tezuka  pada tahun  1963 . Dewasa ini anime sudah sangat berkembang jika dibandingkan dengan anime zaman dulu. Dengan grafik yang sudah berkembang sampai alur cerita yang lebih menarik dan seru.

Masyarakat Jepang sangat antusias menonton anime dan membaca manga. Dari anak-anak sampai orang dewasa. Mereka menganggap anime itu bagian dari kehidupan mereka. Hal ini yang membuat beberapa televisi kabel menjadi terkenal akan beberapa film kartunnya. Seperti Cartoon Network dan Nickelodeon yang mengekspor kartunnya.

Sekarang anime menjadi sebuah bisnis yang menggiurkan bagi semua orang. Dan banyak juga orang yang memanfaatkan situs poker online asia hal ini untuk bertindak kejahatan. Pembuat anime disebut animator. Para animator bekerja disebuah studio untuk memproduksi sebuah anime.

Disaat bosan melanda kalian ketika masa karantina #DiRumahAja.  Kamu bisa menonton anime movie terbaik yang direkomendasikan khusus untuk kamu agar kamu tidak bosan. Berikut adalah beberapa film anime yang wajib kamu tonton mulai dari yang bergenre romantis hingga komedi!

1. Kimi No Nawa (Your Name)

Film Kimi No Nawa (Your Name) karya Makoto Shinkai ini merupakan film anime keluaran tahun 2016. Dan dijuluki sebaga anime movie terbaik sepanjang masa! Film bertema fantasi yang menceritakan tentang dua pelajar Mitsuha Miyamizu dan Taki Tachibana. Yang Bercerita saling bertukar raga dan berusaha saling mengingat nama mereka ketika tersadar.

Alur cerita yang sulit ditebak, animasi yang sangat keren dan adegan-adegan dalam film yang dapat menguras air mata. Maka tidak heran jika film Kimi No Nawa ini adalah film favorit semua orang!

2. Koe No Katachi (A Silent Voice)

Film keluaran tahun 2016 karya Reiko Yoshida ini bisa membuat kamu berlinang air mata. Bagaimana tidak, jalan cerita yang disajikan dalam film sangatlah menguras air mata. Bercerita tentang seorang murid nakal bernama Shōya Ishida yang membully murid baru bernama Shōko Nishimiya yang mengidap tunawicara hingga suatu ketika Shōya tersadar bahwa perlakuannya itu merupakan perbuatan yang salah.

3. Kono Subarashii Sekai ni Shukufuku wo!: Kurenai Densetsu (KONOSUBA -God’s blessing on this wonderful world!- Legend of Crimson)

Film yang satu ini pasti bisa membuat kamu tertawa terbahak-bahak. Film yang disutradarai oleh Takaomi Kanasaki ini sukses membuat para penontonnya terhibur, film yang bercerita tentang petualangan Satou Kazuma di dunia Isekai  yang bertujuan membunuh raja iblis ditemani penyihir imut Megumin dan Dewi air Aqua yang penuh dengan kekocakan.

4. Tenki No Ko (Weathering With You)

Film Karya Makoto Shinkai memang juara dan banyak disukai para penikmat film anime. Anime yang baru rilis 19 Juli 2019 di jepang bercerita tentang seorang remaja bernama Hodaka Morishima yang pergi ke tokyo dan bertemu dengan gadis yatim bernama Hina Amano yang memiliki kemampuan memanipulasi cuaca.

Anime ini cocok banget buat kamu yang suka film bergenre fantasy dan romance karena alur cerita dalam film ini lumayan sulit untuk ditebak.

5. Violet Evergarden Gaiden: Eien to Jidō Shuki Ningyō (Violet Evergarden: Eternity and the Auto Memory Doll)

Film yang baru rilis kemarin pada 29 Januari 2020 karya Kana Akatsuki ini banyak dinanti para pecinta anime. Sinopsis film ini yaitu Isabella York (Minako Kotobuki) adalah pewaris keluarga bangsawan York yang pesimis dengan hidupnya, maupun guru tata krama terbarunya, Violet. Sementara itu, Taylord Barlett (Aoi Yuuki) adalah seorang gadis yatim piatu yang mampir menemui Violet, dengan alasan dan sebab yang belum terungkap.

Kisahnya sendiri akan lebih berfokus dengan interaksi Isabella sebagai tokoh sudut pandang dalam pertemuannya dengan Violet, yang barangkali entah menjadi penolong maupun petaka baginya.

6. Bonus! Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba: Mugen Train

Film yang akan rilis pada 16 Oktober 2020 dan disutradarai oleh Haruo Sotozaki ini sudah banyak ditunggu-tunggu oleh para pecinta anime. Bercerita tentang perjuangan Kamado Tanjiro untuk mengubah adiknya Kamado Nezuko yang menjadi iblis kembali menjadi manusia, ditemani 2 orang sahabat kocaknya yaitu Agatsuma Zenitsu dan Hashibira Inosuke.

Film ini banyak dinanti penggemarnya karena grafik animasinya yang luar bisa bagus dan jalan ceritanya yang sangat seru, maka tidak heran kalau anime ini banyak masukan oleh para penikmat anime.

Nah, tadi adalah beberapa rekomendasi  Film Anime  terbaik yang bisa ditonton ketika kamu #DirumahAja agar kamu tidak merasa bosan

Kategori
movie

Video Game Adaptasi Film Ini Terbaik untuk Para Movie Mania

Video Game Adaptasi Film Ini Terbaik untuk Para Movie Mania

Video Game Adaptasi Film INI Terbaik untuk review Para Movie Mania – Video Adalah Permainan  Permainan Yang menggunakan Interaksi  DENGAN  Antarmuka pengguna  melalui gambar Yang dihasilkan Oleh  peranti Video . Permainan video umumnya menyediakan penghargaan sistem – misalnya skor – yang berdasarkan berdasarkan tingkat yang dapat dicapai dalam menyelesaikan tugas-tugas yang ada di dalam permainan.

Banyak  video game  bagus yang pertama kali menjadi film dan banyak pula film bagus yang pertama kali menjadi  game . Namun jarang sekali ada yang bisa merealisasikan  video game  bagus dari film bagus. Untuk mencari  video game  tersebut, ibarat mencari jarum di dalam tumpukan jerami, yang mana kamu harus sering mencoba.

Di artikel ini, kami memberikan daftar video game yang  bagus yang diadaptasi dari berbagai film. Rata-rata  game nya merupakan adaptasi dari Agen Sbobet88 Indonesia film yang pernah kalian tonton , tapi ada satu, dua juga yang berasal dari film yang tidak diketahui atau jarang terdengar.

1. The Chronicles of Riddick: Assault on Dark Athena
10 Video Game Adaptasi Film Ini Terbaik untuk Movie Mania

Diterima sebagai salah satu film bagus, adaptasi  game -nya pun tak kalah menarik. Dengan menampilkan  gameplay stealth  dan  action  serta suasana yang gelap, karakter Riddick yang diperankan Vin Diesel itu pun bisa menjadi tokoh  game  keren, dengan keseruan yang menegangkan.

2. Alien versus Predator Klasik
10 Video Game Adaptasi Film Ini Terbaik untuk Movie Mania

Kala itu memang belum ada film Alien versus Predator yang benar-benar menggabungkan kedua makhluk asing tersebut. Namun bukan berarti  game  ini tidak dapat beradaptasi dari film karena sebenarnya  game  ini sangat terinspirasi dari   film trivia Predator 2. Lewat gaya FPS, kamu akan memerankan tiga ras: manusia, predator, dan alien yang mana yang memiliki kemampuan yang berbeda-beda.

3. Middle-Earth: Bayangan Horor
10 Video Game Adaptasi Film Ini Terbaik untuk Movie Mania

Banyak  game  yang pertama beradaptasi dari film adaptasi novel Lord of the Ring. Ini adalah salah satu seri terbaiknya dengan biaya rata-rata dari banyak media mencapai angka sembilan dari sepuluh. Game  ini menggunakan sistem  open world , sehingga pemain dapat menjelajah dunia yang dikarang JRR Tolkien tersebut. Middle-Earth  dipuji untuk pelarangannya dan  open world -nya.

4. Star Wars: Ksatria Republik Lama
10 Video Game Adaptasi Film Ini Terbaik untuk Movie Mania

Buatlah karakter jedi-mu sendiri dan tentukan sendiri jalan ceritamu. Itulah yang disampaikan Electronic Arts dan rekan-rekannya dalam  video game  ini. Star Wars: Knights of the Old Republic masih dielu-elukan hingga sekarang, yang mana membuat seri  game  ini terus berjalan, karena jalan cerita yang sangat bagus.

5. Jurassic Park: Operasi Genesis
10 Video Game Adaptasi Film Ini Terbaik untuk Movie Mania

Bisa dibilang  game  ini adalah pendahulu sebelum korban Jurassic World Evolution. Diperkenalkan di generasi PlayStation 2, seri Jurassic Park ini membuatmu menjadi pemilik taman dan harus membangun taman hiburan yang menarik. Serupa dengan Jurassic World Evolution, hanya saja misi-misi yang harus lebih bervariasi dan tidak monoton, sehingga tidak membosankan.

6. Pelari Pedang
10 Video Game Adaptasi Film Ini Terbaik untuk Movie Mania

Jangan tertipu dengan namanya. Walaupun pertama kali beradaptasi dari film 1982-nya, tetapi game Blade Runner ini merupakan  sidequel  yang mana yang memiliki cerita  original,  yang berbeda dengan filmnya. Bisa dikatakan  game  ini merupakan salah satu  game  yang menggunakan sistem   3D real-time yang mana latar waktu di  game berubah sesuai dengan waktu yang tertera di konsol.

7. Indiana Jones dan Nasib Atlantis
10 Video Game Adaptasi Film Ini Terbaik untuk Movie Mania

Ini permainan klasik yang sangat penuh kenangan. Melihat umurnya, yaitu 26 tahun, generasi  milenial  tidak pernah bisa memainkan, pernah mendengar  game  ini.

Walaupun Berupa  tunjuk-dan-klik  permainan , orang-orangutan   adaptasi permainan adaptasi Indiana Jones Penyanyi Yang Terbaik Dan Diakui sebagai  petualangan permainan Petualangan  Terbaik ITU, KARENA penggabungan Tiga konsep:  teka-tekitindakan  Dan  interaktif . Penilaian untuk Steam saja hingga sekarang masih di angka 10 untuk 10.

8. Hal
10 Video Game Adaptasi Film Ini Terbaik untuk Movie Mania

Bagi beberapa orangutan, mereka akan mengambil  permainan  terlebih PT KARYA CIPTA PUTRA terlebih PT KARYA CIPTA PUTRA. Seperti filmnya yang fenomenal, game yang mengambil genre  survival horror  yang mana kamu harus bertahan dari serangan monster tak jelas dan kondisi lingkungan yang ekstrem. Bukan saja kesulitan bertahan hidup yang tinggi yang akan membuatmu pusing, melainkan juga teka-tekinya.

9. Star Wars: TIE Fighter
10 Video Game Adaptasi Film Ini Terbaik untuk Movie Mania

Satu lagi seri Star Wars yang bagus. Ini adalah   simulasi game simulasi simulasi pesawat yang mana kamu menjadi pilot TIE Fighter. Mungkin di zaman sekarang, game ini tampak sangat jadul banget. Tetapi pada tahun tersebut,  game  ini sangatlah fenomenal, mengingat masih sangat jarang  game  yang bisa memberikan simulasi pesawat,  gameplay yang bagus dan mulus, serta memiliki jalan cerita yang baik.

10. Alien: Isolasi
10 Video Game Adaptasi Film Ini Terbaik untuk Movie Mania

Jika ingin benar-benar merasakan situasi yang dirasakan ketika terperangkap bersama Alien, cobalah  game  ini. Alien: Isolasi mengaplikasikan kondisi di film-film Alien yang mana sang protagonis hanya bisa berlari untuk bertahan hidup dari alien di pesawat. Kamu akan merasakan tekanan dan rasa stres yang tinggi dengan bermain  game ini, sambil harus menyelesaikan teka-teki yang ada.

Kategori
movie

Film Buku Harianku Adalah Film Musikal Keluarga yang Penuh Makna

Film Buku Harianku Adalah Film Musikal Keluarga yang Penuh Makna

Film Buku Harianku Adalah Film Musikal Keluarga yang Penuh MaknaFilm musikal adalah genre film di mana didalamnya  lagu  dinyanyikan oleh para karakter terjalin ke dalam narasi, kadang-kadang disertai dengan menari. Lagu-lagu biasanya plot maju atau mengembangkan karakter film tersebut, meskipun dalam beberapa kasus mereka melayani hanya sebagai istirahat dalam alur cerita, sering kali sebagai rumit “angka produksi”. Sebuah subgenre dari film komedi musik adalah musik, yang juga mencakup elemen kuat dari humor.

Film musikal adalah perkembangan alami dari panggung musik setelah munculnya teknologi film suara. Biasanya, perbedaan terbesar antara musik film dan panggung adalah penggunaan idn poker apk latar belakang pemandangan yang mewah dan lokasi yang akan praktis dalam teater. Film musikal khas mengingatkan mengandung unsur teater; pemain sering memperlakukan lagu mereka dan nomor tari sebagai jika ada penonton tinggal menonton. Dalam arti, penampil menjadi penonton deictic, sebagai pelaku terlihat langsung ke kamera dan melakukan untuk itu.

Film Buku Harianku merupakan karya sutradara Angling Sagaran dan ditulis oleh Alim Sudio. Film musikal keluarga ini dibintangi oleh penyanyi cilik Kila Putri Alam, Widuri Puteri, Wina Marino, Slamet Raharjo, Ences Bagus, dan artis populer lainnya.

“Buku Harianku merupakan film anak-anak, film musikal anak-anak, karena memang terinspirasi dari lagu-lagunya Kila. Film ini bercerita tentang Kila yang dititipkan kepada kakeknya dan sebenernya Kila punya konflik dengan kakeknya, lalu bertemu dengan Rintik dan mereka berdua bersahabat, lalu bertemu teman-teman di kampung juga. Jadi ini lebih bagaimana Kila tumbuh ‘dewasa’ bersama kakeknya di kampung,” ujar Alim Sudio selaku penulis naskah dalam sesi interview .

1. Film terinspirasi dari kedekatan Om Sarwono dan Kila
5 Fakta Film Buku Harianku, Film Musikal Keluarga yang Penuh Makna

Bercerita tentang keluarga dan persahabatan, film ini terinspirasi dari lagu anak-anak yang dibuat oleh Om Sarwono untuk cucu tersayangnya, Kila. Alim Sudio selaku penulis naskah mengaku bertemu langsung dengan Om Sarwono dan diperdengarkan beberapa lagu anak yang keren. Setelah mendengarkan beberapa lagu, Alim Sudio mengaku tersentuh karena di balik cerita dari lagu yang dibuat oleh Om Sarwono sangat menunjukkan rasa sayang dan concern terhadap cucunya, yaitu Kila.

Setelah itu, Alim Sudio merasa bahwa hubungan kakek dan cucu merupakan hubungan yang amat sangat penting dan menarik untuk dibuat film. Alim Sudio juga mengatakan, untuk lagu Buku Harianku sengaja diciptakan khusus untuk kepentingan film ini.

2. Tantangan ketika menggarap film musikal
5 Fakta Film Buku Harianku, Film Musikal Keluarga yang Penuh Makna

Sutradara Angling Sagara mengungkapkan, bahwa membuat film musikal merupakan cita-citanya sejak pertama terjun sebagai sutradara, dan film Buku Harianku merupakan film musikal pertamanya.

Tidak seperti film biasa yang hanya melakukan reading, dalam menggarap sebuah film musikal memiliki suatu hal yang special, di mana semua pemain dituntut harus latihan bernyanyi dan belajar beberapa tarian. Proses tersebut juga yang membuat para pemain bisa dekat satu sama lain.

“Hampir tiga bulan, pemain latihan koreografi, latihan menyanyi juga, dan lain-lainnya. Jika dilihat dari proses rekaman mungkin lebih jauh lagi ke belakang. Jadi film ini memakan waktu persiapan yang cukup panjang dan menarik,” ungkap Angling.

3. Proses para pemain mendalami karakter masing-masing
5 Fakta Film Buku Harianku, Film Musikal Keluarga yang Penuh Makna

Aktis cilik Widuri berperan sebagai Rintik, seorang penyandang disabilitas yang memiliki karakter pemalu namun juga pemberani. Demi mendalami perannya, Widuri mengaku belajar bahasa isyarat selama dua bulan.

Sedangkan, aktor senior Slamet Raharjo berperan sebagai Prapto, kakek Kila. Untuk membangun chemistry dengan Kila, Slamet Raharjo mengaku, pendekatannya dengan Kila, yaitu dengan cara bernyanyi bersama.

Wina Marrion yang berperan sebagai Neneng, harus belajar Bahasa Sunda untuk mendalami perannya. Selain itu, Ences Bagus yang berperan sebagai Kelik, dia melakukan pendekatan dengan Widuri untuk membangun chemistry ayah dan anak agar terlihat lebih natural.

4. Pengalaman unik para pemain
5 Fakta Film Buku Harianku, Film Musikal Keluarga yang Penuh Makna

Bagi Ences Bagus, film Buku Harianku merupakan pengalaman pertamanya berakting bersama anak-anak. Tidak seperti syuting biasanya, syuting bersama anak-anak membuat para aktor dan aktris senior harus lebih memahami mood anak-anak. Jika anak-anak lelah, mereka berusaha tidak memaksa untuk melanjutkan syuting. Untuk mejaga mood anak-anak, para kru bahkan menyediakan camilan, lho.

Puncak digunakan sebagai lokasi syuting film Buku Harianku. Kila mengaku harus dirawat selama dua hari karena cuaca yang dingin.

5. Sinopsis Film Buku Harianku

Kila hidup berdua dengan ibunya yang bernama Riska, seorang single parent yang selalu sibuk bekerja. Karena kesibukannya, suatu hari Riska harus menitipkan Kila pada mertuanya, Kakek Prapto, seorang veteran perang yang tinggal sendiri dan memiliki peternakan di Sukabumi. Kakek Prapto ini adalah pribadi tegas, disiplin, dan bukan tipikal yang dekat dengan cucunya.

Untunglah di rumah tersebut, kakek memiliki sepasang pembantu yakni Kelik dan Neneng yang lucu dan baik. Mereka memiliki anak perempuan bernama Rintik yang bisu dan pemalu.

Tak butuh waktu lama untuk Kila menjalin persahabatan dengan Rintik yang membantunya untuk menyesuaikan diri dengan situasi yang ada. Bahkan, Rintik pun bisa keluar dari keterbatasannya dengan dukungan Kila, untuk lepas dari rasa malu dan rendah diri.

Film ini menyuguhkan cerita keluarga yang hangat, persahabatan yang tulus, serta petualangan baru yang tak hanya mengubah hidup Kila dan Rintik, namun juga warga desa sekitar tempat Kakek Prapto tinggal.