Kategori
SHOPPING

5 Tips Belanja Baju Online Pahami supaya Gak Perlu Retur

5 Tips Belanja Baju Online Pahami supaya Gak Perlu Retur

5 Tips Belanja Baju Online Pahami supaya Gak Perlu Retur –  Belanja daring adalah kegiatan pembelian barang dan jasa melalui media Internet. Melalui belanja lewat Internet seorang pembeli bisa melihat terlebih dahulu barang dan jasa yang hendak ia belanjakan melalui web yang dipromosikan oleh penjual.

Siapa yang suka membeli baju secara online? Membeli baju tanpa ke toko langsung, memang cukup digemari karena menawarkan sejumlah keuntungan. Selain praktis dan cepat, diskon yang diberikan pun gak main-main.

Namun, karena kamu gak bisa melihat produknya secara langsung, belanja baju secara online pun harus idn poker download sangat teliti. Kalau salah atau produk mengecewakan, produkmu bisa diretur. Yuk, simak apa saja tips belanja baju online!

1. Cari tahu ukuran badanmu

5 Tips Belanja Baju Online, Pahami supaya Gak Perlu Retur!

Yang kamu perlu tahu adalah lebar dada, lebar pinggul, dan lebar pinggang. Ini adalah patokan umum mengetahui ukuran baju, selain hanya berbekal ukuran S, M, L, atau XL.

Pastikan kamu tahu ukuran akuratmu agar bisa membandingkannya dengan baju yang dijual. Lalu, perhatikan detail-detail bajunya. Jika ada fitur khusus pada tubuhmu, amati apakah ada bagian atau model baju yang kurang sesuai.

2. Perhatikan reputasi toko tempat kamu membeli baju

5 Tips Belanja Baju Online, Pahami supaya Gak Perlu Retur!

Jika kamu belanja di marketplace, kamu bisa cek ini di bagian profil akunnya. Cara lainnya adalah melihat ulasannya di Google Maps. Biasanya, ada beberapa bisnis yang lokasinya bisa dilihat di aplikasi peta tersebut. Dari situ, kamu bisa lihat komentar orang yang masuk.

Cara lainnya lagi adalah melihat reputasi di fanpage Facebook. Terakhir, melakukan pencarian via Google. Barangkali, sudah banyak orang yang memberikan komentar positif lewat tulisan di blog, sosial media, atau membuat video di YouTube.

3. Gak cukup reputasi toko, perhatikan review untuk produk yang jadi sasaranmu

5 Tips Belanja Baju Online, Pahami supaya Gak Perlu Retur!

Biasanya, fitur ini ada di marketplace atau sebagian website resmi. Amat penting melihat review ini. Bisa saja, reputasi toko tempatmu membeli baju sudah bagus. Namun, kualitas barang belum tentu sama bagusnya semua.

Kalau ada yang memberikan komentar kurang puas, kamu boleh waspada. Mungkin saja, kualitas barang yang kamu incar meragukan.

4. Gak perlu terburu-buru checkout. Gunakan kesempatan untuk bertanya pada admin lewat chat yang tersedia

5 Tips Belanja Baju Online, Pahami supaya Gak Perlu Retur!

Menemukan bagian untuk bertanya jawab dengan customer service si toko online? Kenapa gak menggunakannya? Carilah info lebih lanjut soal baju yang akan kamu beli dari sini. Gali informasi penting yang mungkin gak tertulis di deskripsi produk.

5. Periksa ulang sebelum kamu checkout dari keranjang belanja

5 Tips Belanja Baju Online, Pahami supaya Gak Perlu Retur!

Teliti ulang lebih baik daripada menyesal di kemudian hari. Pastikan kamu sudah memilih warna dan ukuran yang sesuai. Pastikan harga, alamat pengiriman sudah sesuai, dan kode promo gak ketinggalan. Intinya, kamu paham jika sudah membelinya secara sadar dan teliti.

Kategori
SHOPPING

Urban Quarter 2.0 Berikan Fitur Virtual Showroom untuk Berbelanja

Urban Quarter 2.0 Berikan Fitur Virtual Showroom untuk Berbelanja

Urban Quarter 2.0 Berikan Fitur Virtual Showroom untuk Berbelanja – Sejak tahun 2016, Urban Quarter hadir sebagai destinasi online yang berkomitmen menjadi wadah bagi masyarakat Indonesia dalam memenuhi kebutuhan peralatan rumah, kantor, atau restoran akan brand-brand furniture lokal terbaik.

Mebel atau furnitur adalah perlengkapan rumah yang mencakup semua barang seperti kursi, meja, dan lemari. Mebel berasal dari kata movable, yang artinya bisa bergerak. Pada zaman dahulu meja kursi dan lemari relatif mudah di gerakkan dari batu besar, tembok, dan atap.

Tidak hanya secara online, Urban Quarter juga hadir secara offline pada Februari 2017 di Kelapa Gading dan Plaza Indonesia.Urban Quarter secara resmi membuka kembali Offline Store mereka di Plaza Indonesia setelah renovasi. Pembukaan ini di langsungkan secara virtual karena adanya Daftar Akun Club388 pandemik covid-19 ini.

1. Memiliki beberapa ruang untuk memajang contoh furniturnya
Urban Quarter 2.0 Berikan Fitur Virtual Showroom untuk Berbelanja

Ruangan di Urban Quarter 2.0 ini memiliki contoh ruangan living room untuk apartemen dan rumah, dining room, juga tempat kerja. Item yang di buat pun multifungsi sehingga bisa alih fungsikan sesuai keinginanmu.

“Kita make sure semua item yang kita bikin itu harus ada multifungsional. Jadi, contoh bisa meja ruangan ini bisa jadi coffee table, lalu bisa jadi meja kantor atau meja belajar,” jelas Adel menjelaskan salah satu ruangan.

2. Ruang khusus untuk peralatan kantor, Urban Quarter Workplace
Urban Quarter 2.0 Berikan Fitur Virtual Showroom untuk Berbelanja

Urban Quarter 2.0 menyediakan ruang khusus untuk contoh peralatan kantor dan tempat konsultasi. Untuk yang sedang membangun bisnis, kamu bisa konsultasi untuk perencanaan ruang kantormu.

“Kami menyediakan affordable and modern office furnitur karena banyaknya customer kami yang meminta untuk costumize dan konsultasi. Nah, jadinya untuk area ini sebenernya bisa untuk konsultasi dengan sales kami untuk office planning, pemilihan kain, dan pemilihan kayunya,” papar Adel memperlihatkan ruang Urban Quarter Workplace.

3. Menyediakan wadah untuk brand lokal berkualitas internasional
Urban Quarter 2.0 Berikan Fitur Virtual Showroom untuk Berbelanja

Selain produk dari Urban Quarter, produk dari brand lokal juga tetap menjadi andalan Urban Quarter. Adel mengurasi brand lokal ini berdasarkan kualitas dan sesuai dengan kesukaan pelanggannya.

“Semuanya brand lokal, tapi kalau di lihat semuanya dengan harga yang sangat price friendly. Tapi, dari designnya sendiri udah lumayan ke internasional, bahkan kualitasnya gitu. Kita sendiri juga kurasi, dimana semua barang kita tuh harus be able to relate to what people like, apakah semuanya suka, gitu,” terangnya.

4. Fitur Virtual Showroom untuk yang ingin belanja furnitur dari rumah
Urban Quarter 2.0 Berikan Fitur Virtual Showroom untuk Berbelanja

Walaupun masih membuka toko offline, Urban Quarter menyediakan showroom secara virtual agar orang yang ingin berbelanja secara online bisa melihat display-nya secara langsung dan bisa di akses melalui www.urbanquarter.com.

“Kita mengerti bahwa ada pelanggan yang masih belum nyaman keluar rumah, makanya kita membuat virtual showroom ini yang dapet di akses di website kami. Kalo di lihat pas di website ini, saya kayak lagi mulai jalan-jalan. Jadi, sebenernya kita bisa liat virtual showroom ini via laptop, tablet, handphone, dan dimanapun customer berada,” kata Adel.

5. Ada beberapa tren yang meningkatkan penjualan Urban Quarter
Urban Quarter 2.0 Berikan Fitur Virtual Showroom untuk Berbelanja

Ada beberapa tren housing dan interior yang meningkatkan penjualan selama pandemik ini yaitu Work From Home, Gardening & Outdoor, dan memasak di rumah. Produk yang mendukung ketiga tren ini mengalami peningkatan penjualan di Urban Quarter.

“Banyak pelanggan kita belanja buat work form home office-nya. Selain itu, gardening & outdoors menjadi salah satu big sellers kita, makanya kita launching koleksi terbaru yang mendukung outdoor living. Lalu, sekarang, memasak di rumah juga menjadi topik yang sangat populer. Jadi, banyak penjualan piring, sendokn mangkok, bahkan mug itu lagi laku banget,” kata Adel menutup Virtual Tour Urban Quarter 2.0 Plaza Indonesia.

Banyak kemudahan untuk kamu yang sedang membutuhkan furnitur untuk di rumah. Yuk, tetap menjaga dirimu dengan berbelanja di rumah.

Kategori
SHOPPING

Belanja di Mall gak Bikin Dompet Tiris Kalau Kamu Lakukan Hal Ini

Belanja di Mall gak Bikin Dompet Tiris Kalau Kamu Lakukan Hal Ini

Belanja di Mall gak Bikin Dompet Tiris Kalau Kamu Lakukan Hal Ini – Belanja merupakan pemerolehan barang atau jasa dari penjual dengan tujuan membeli pada waktu itu. Pada Belanja adalah aktivitas pemilihan dan/atau membeli. Dalam beberapa hal dianggap sebagai sebuah aktivitas kesenggangan juga ekonomi.

Hampir setiap millennial pasti pernah menghabiskan waktu luangnya di akhir pekan atau sepulang beraktivitas di mall. Gimana nggak? Mall udah jadi “one stop building” di mana kebutuhan primer hingga gaya hidup bisa dipenuhi dalam satu bangunan, setuju?

Nah, sayangnya setelah membeli ini-itu untuk memenuhi kebutuhan kita di mall pasti ada aja momen yang bikin cemas dengan kondisi dompet atau rekening. Eits, jangan khawatir, guys. Kali ini kami mau kasih kamu beberapa tips dan saran biar kamu nggak perlu cemas lagi nih saat berbelanja di mall. Simak ulasannya Daftar Akun Club388 berikut ini yuk!

1. Pastikan kamu tahu apa tujuanmu saat pergi ke mall
Belanja di Mall Nggak Bikin Dompet Tiris Kalau Kamu Lakukan Hal Ini 

Ada banyak orang yang menentukan tujuan pergi ke mall tapi nggak membuatnya sedetail mungkin. Coba deh mulai besok tentukan tujuanmu serinci mungkin biar nggak salah fokus saat sudah sampai di mall. Misalnya “aku mau ke mall buat refreshing dengan menonton film Ratu Ilmu Hitam, terus makan udon,” gampang kan?

2. Ajak teman bisa bikin momen belanja ke mall kamu lebih murah lho
Belanja di Mall Nggak Bikin Dompet Tiris Kalau Kamu Lakukan Hal Ini 

Kami paham kalau kamu kadang butuh waktu sendiri, tapi kalau kamu ingin mendapatkan harga barang yang lebih murah, sudah saatnya kamu membuka diri dan ajak teman terdekat buat jalan ke mall bareng. Hal ini menguntungkan banget lho, apalagi saat ada promo buy 1 get 1, selain share barang, kamu juga bisa share harga. Menarik untuk dicoba kan?

3. Makin banyak belanja makin untung? Ikut loyalty program dong!
Belanja di Mall Nggak Bikin Dompet Tiris Kalau Kamu Lakukan Hal Ini 

Nah, sekarang kamu nggak perlu cemas lagi saat harus belanja di mall. Kamu bisa bikin momen belanja kamu membawa banyak keuntungan kok dengan ikutan loyalty program.

Program ini sudah sukses lho di luar negeri seperti Korea Selatan, Inggris, Australia, dan banyak banget yang ikutan. Nah, kalau di Indonesia sendiri, kamu bisa juga nih join loyalty program, karena udah ada GetPlus, aplikasi multi-brand loyalty program yang bikin kamu gampang ngedapetin poin dari setiap transaksi belanjamu.

Misalnya nih buat kamu anak Jakarta yang sering ke Grand Indonesia, kamu bisa makan, ngopi-ngopi cantik, atau belanja apa aja dari tenant apa pun buat ngedapetin poin. Jangan buang struk belanjamu, tapi tukarkan aja ke GetPlus Counter di Grand Indonesia West Mall lantai 2 atau East Mall lantai LG. Wah, bakal makin sering belanja nih!

Buat kamu nih millennial yang transaksi pake kartu kredit BCA juga bisa menukar Reward BCA milikmu jadi poin GetPlus dan dapetin lebih dua kali lipat poinnya setiap weekend! Jadi, daripada bingung mau menggunakan Reward BCA kamu ke mana, tukerin aja jadi poin GetPlus, karena semakin banyak poin yang kamu kumpulin, semakin banyak hadiah yang bisa kamu dapetin.

4. Free shopping voucher? Mau dong biar belanja bisa lebih hemat
Belanja di Mall Nggak Bikin Dompet Tiris Kalau Kamu Lakukan Hal Ini 

Selain diri sendiri dan promo, tentunya voucher juga akan menyelamatkan dompet kamu dari “kekeringan” nih! Tapi untung aja GetPlus selalu punya cara buat mengejutkan membernya.

Yang pertama, kamu bisa dapat free voucher belanja senilai Rp 50.000 dari MAP, Central, Sodexo, atau Boga untuk yang menukarkan poin G CARD-nya. Hayo mana nih pengunjung setianya Grand Indonesia?

Selanjutnya, kalau kamu install aplikasi Smark, kamu juga bisa dapat voucher senilai Rp20.000 dengan menukarkan 1.000 poin GetPlus kamu. Puas banget nggak sih? Nggak harus pusing nyari parkir, bisa reservasi spot parkir dengan lebih hemat pula!

Wah, jadi tunggu apa lagi? Ini saatnya buat kamu #DapetinLebih banyak keuntungan saat berbelanja. Kapan lagi kan bisa #DapetinLebih dari setiap transaksi yang kamu lakukan terlebih saat kamu bertransaksi di Grand Indonesia?

Yuk, langsung join GetPlus dengan download aplikasinya di Play Store atau App Store sekarang juga, karena ada bonus welcome points sebanyak 20.000 yang menunggumu yang bisa kamu tuker dengan ratusan rewards berupa voucher dan produk-produk pilihan.

Ternyata dari belanja kamu bisa #DapetinLebih ya, guys! Nah, makanya jangan minder dulu, asal kamu tahu caranya, momen belanja bakal jadi menyenangkan kok.

Kategori
SHOPPING

Alasan Mengapa Berbelanja Secara Grosir Lebih Menguntungkan

Alasan Mengapa Berbelanja Secara Grosir Lebih Menguntungkan

Alasan Mengapa Berbelanja Secara Grosir Lebih Menguntungkan – Berbelanja adalah suatu aktivitas yang biasa dilakukan oleh setiap orang. Bukan hanya perempuan, laki-laki pun juga melakukan aktivitas belanja. Belanja bisa dilakukan dimana saja, misalnya di pasar. Pasar dalam pengertian konkret adalah tempat dimana pembeli dan penjual bertemu untuk melakukan jual beli.

Apakah kamu tengah merintis usaha online shop atau ingin mulai buka toko? Jika iya, bagi kamu yang merupakan pemilik online shop atau pedagang kelontong yang baru akan merintis usaha wajib banget tahu alasan dibalik mengapa belanja secara grosir lebih menguntungkan.

Berbelanja dengan cara grosir tentu memiliki kelebihan tersendiri. Tak ayal, banyak sekali orang yang akhirnya memilih untuk belanja secara grosir. Selain lebih menguntungkan, beberapa alasan lain pun bisa kamu terima kala Daftar Poker Online belanja secara grosir. Apa saja?

1. Gak perlu belanja berulang kali
5 Alasan Mengapa Berbelanja Secara Grosir Lebih Menguntungkan

Dengan memilih berbelanja secara grosir secara gak langsung kamu jadi lebih hemat waktu dan efisien. Pasalnya, kamu gak perlu belanja berulang kali dan menghabiskan uang untuk biaya transportasi, ongkos kirim, dan sebagainya. Kamu tinggal sekali datang atau sekali pesan maka, persediaan barangmu lagsung datang dalam jumlah yang banyak.

Lain halnya jika kamu beli eceran, kamu harus bolak-balik membeli ataupun memesan barang. Lebih capek dan buang waktu, kan?

2. Bebas memilih barang yang ingin kamu beli
5 Alasan Mengapa Berbelanja Secara Grosir Lebih Menguntungkan

Saat kamu belanja secara grosir, secara gak langsung kamu lebih bebas memilih barang yang ingin kamu beli. Kamu juga bebas memilih toko dengan harga grosir yang paling menguntungkan.

Selain itu kamu juga bebas memilih aneka macam keperluan tokomu dengan kualitas yang terbaik namun punya harga yang miring. Tentu saja, hal ini jadi keuntungan yang sangat besar untuk kamu miliki.

Gak hanya dapat untung dari segi harga, tapi juga untung karena dapat barang bagus yang bisa kamu jual lagi.

3. Lebih banyak untung
5 Alasan Mengapa Berbelanja Secara Grosir Lebih Menguntungkan

Salah satu tujuan seseorang untuk berdagang gak lain adalah dengan modal yang sediki,t namun dapat meraih keuntungan yang besar. Selaras dengan hal ini membeli barang secara grosir akan membuatmu lebih untung.

Pasalnya harga barang grosir lebih murah namun hadir dalam jumlah yang banyak. Namun, barang tersebut kamu jual lagi dengan harga sesuai dengan standar pasar yang untungnya juga lumayan.

4. Gak pernah kehabisan stok
5 Alasan Mengapa Berbelanja Secara Grosir Lebih Menguntungkan

Salah satu yang membuat pelanggan betah dan akan kembai membeli barang jualanmu lagi salah satunya adalah karena kamu gak pernah kehabisan stok. Kebayang, kan gimana pusingnya saat minat pasar begitu tinggi terhadap suatu barang namun ternyata tokomu kehabisan stok karena kamu membeli barang secara eceran? Oleh karenanya, jauh lebih menguntungkan ketika kamu membeli barang secara grosir.

5. Lebih hemat
5 Alasan Mengapa Berbelanja Secara Grosir Lebih Menguntungkan

Dibanding harga satuan, harga grosir jauh lebih hemat banyak, lho. Pasalnya setiap pembelian barang secara grosir pasti vendor atau supplier tempat kamu membeli barang akan memberikan potongan harga yang cukup lumayan.

Sisa uang dari hasil pembelian barang secara grosir hitung-hitung bisa dijadikan tambahan modal usaha, kan? Lumayan banget pastinya terutama untuk kamu yang tengah mulai merintis bisnis atau usaha.

Nah, itulah tadi beberapa keuntungan berbelanja secara grosir. Lebih hemat dan banyak juga untung yang bisa kamu raih. Semoga informasi ini membantu untukmu, ya.

 

Kategori
SHOPPING

Perubahan Perilaku Konsumen Belanja Barang Mewah selama COVID-19

Perubahan Perilaku Konsumen Belanja Barang Mewah selama COVID-19

Perubahan Perilaku Konsumen Belanja Barang Mewah selama COVID-19 – Dalam ilmu ekonomi, barang mewah adalah barang yang permintaannya meningkat lebih dari proporsional saat pendapatan naik, sehingga pengeluaran untuk barang tersebut menjadi proporsi yang lebih besar dari pengeluaran keseluruhan.

Survei dari McKinsey menununjukkan konsumen mengalami perubahan perilaku dalam pengeluaran diskresioner atau pengeluaran yang yang dihabiskan untuk pembelian yang tidak penting seperti liburan atau barang mewah, selama lockdown atau PSBB.

Survei ini dilakukan McKinsey terhadap IDN Poker APK konsumen di Tiongkok, India, dan Indonesia. Secara umum hasil survei menunjukkan sekitar dua pertiga responden di India dan Indonesia berharap dapat memulihkan pendapatan atau tabungan mereka yang hilang selama terjadinya lockdown ataupun PSBB.

1. Membatalkan membeli barang mewah

Pertama survei ini menunjukkan rencana konsumen menunda atau membatalkan pembelian barang mewah seperti kendaraan, perhiasan, renovasi rumah dan lainnya. McKinsey melaporkan 61 persen responden Indonesia yang, sebelum wabah, berencana membeli mobil mengatakan bahwa mereka akan membatalkan pembelian tersebut tahun ini. 39 persen masyarakat Indonesia dalam survei ini juga berencana membatalkan membeli perhiasan.

Selain itu, sebanyak 7 persen masyarakat Indonesia mengatakan mereka menunda atau membatalkan rencana pembelian produk perawatan kulit.

2. Belanja lebih sedikit

Hasil survei juga menunjukkan COVID-19 memengaruhi keinginan membeli konsumen yang cenderung mempertimbangkan lebih cermat terhadap pengeluaran yang tidak penting.

Responden di Tiongkok dan India misalnya, satu dari tiga responden menyatakan mereka berniat untuk membelanjakan lebih sedikit dari yang direncanakan. Namun, mereka membedakan antara harga dan nilai barang yang dibeli.

3. Memilih merek yang terpercaya

Meski konsumen membelanjakan uang mereka lebih sedikit dari sebelumnya, responden survei ini mengatakan mereka memilih merek terpercaya sebagai pertimbangan dalam membeli suatu barang. Meskipun tentunya konsumen secara aktif mencari diskon atau promosi, atau dengan beralih ke produk yang lebih murah ke merek lain.

Di Indonesia misalnya, 78 persen responden orang berencana membelanjakan lebih sedikit untuk pembelian ponsel ingin tetap menggunakan merek pilihan mereka.

4. Kegaluan konsumen karena menahan beli barang

Hasil keempat survei McKinsey ini menunjukkan bahwa mungkin ada perasaan bersalah atau galau yang terkait dengan pengeluaran untuk barang mewah. Bahkan, di antara mereka yang mampu membelinya—terutama untuk beberapa kategori yang lebih mencolok.

Di Tiongkok misalnya, sepertiga pembeli ponsel menyebutkan perasaan bersalah sebagai alasan mereka melakukannya karena menahan atau membatalan pembelian akibat pandemik ini. Lalu di India, satu dari lima konsumen yang berencana untuk mengurangi atau tidak membeli peralatan rumah tangga berukuran besar mengatakan bahwa alasan utama mereka adalah merasa tidak pantas untuk berbelanja, mengingat konteks sosial saat ini.

5. Belanja online  meningkat, tapi toko fisik masih primadona

Krisis COVID-19 membuat konsumen beralih belanja secara daring atau online. Tapi temuan McKinsey menunjukkan tingkat percepatan yang tidak merata di berbagai jenis saluran online. Meski begitu, McKinsey menyarankan perusahaan tetap bersiap dengan adanya peningkatan belanja online ini.

Meski diminati, temuan lain McKinsey menyebut toko fisik masih menjadi primadona. Responden survei berharap kembali ke toko fisik. Terutama untuk berbelanja pakaian jadi di Indonesia, serta ponsel dan peralatan rumah tangga kecil dan besar di India.

Kategori
SHOPPING

Inilah Daftar Perilaku Belanja Konsumen Versi Twitter Lho

Inilah Daftar Perilaku Belanja Konsumen Versi Twitter Lho

Inilah Daftar Perilaku Belanja Konsumen Versi Twitter Lho – Belanja merupakan pemerolehan barang atau jasa dari penjual dengan tujuan membeli pada waktu itu. Belanja adalah aktivitas pemilihan dan/atau membeli. Dalam beberapa hal dianggap sebagai sebuah aktivitas kesenggangan juga ekonomi. Twitter adalah apa yang sedang terjadi di dunia dan yang sedang dibicarakan saat ini. Mulai dari percakapan tentang teknologi, olahraga, resep masakan, hingga percakapan tentang belanja.

Data Twitter menunjukkan bahwa percakapan tentang belanja meningkat sebanyak 60 persen sejak Maret 2020 jika dibandingkan dengan Maret tahun lalu. Dilihat dari volume tweet, orang-orang cenderung berbelanja secara online selama periode #dirumahaja, sebanyak 89 persen orang yang menggunakan Twitter di Indonesia melakukan pembelian secara daring pada kuartal pertama 2020.

Di Twitter, percakapan belanja online sangatlah beragam. Menurut data Brandwatch, 44 persen pengguna di Indonesia berbicara mengenai IDN Play Poker belanja pakaian atau aksesoris, makanan 40 persen, peralatan rumah serta elektronik 35 persen, perawatan diri 33 persen dan tentang ponsel atau gawai 27 persen.

1. Peningkatan belanja dari offline ke online

Menurut data dari Toluna, Haris Interactive pada periode akhir Juli, sebanyak 59 persen pengguna Twitter di Indonesia berbelanja online untuk produk-produk yang biasanya dibeli secara offline. Mengalami kenaikan lebih dari 2 persen dari survei yang pada awal Juli yang memperlihatkan semakin banyak orang berbelanja online.

Berdasarkan survei GWI, berikut ini adalah kebutuhan rumah tangga yang kerap dibeli pengguna Twitter secara online: fashion seperti baju dan sepatu sebanyak 26,9 persen; make up, kosmetik dan perawatan wajah 12,1 persen; vitamin 11,6 persen; hadiah 8,6 persen; dan perawatan pribadi 12 persen.

2. Banyak yang menggunakan perbankan digital dengan nominal lebih besar

Menurut data Twitter, 38 persen pengguna Twitter di Indonesia lebih sering menggunakan layanan perbankan online.

Pertumbuhan belanja online menuntut perbankan menghadirkan layanan yang aman dan praktis untuk transaksi dengan nilai nominal yang lebih besar pada platform e-commerce, seperti misalnya komputer atau laptop atau ponsel.

3. Banyak yang menemukan rekomendasi produk di Twitter
5 Perilaku Belanja Konsumen Versi Twitter 

Sebanyak 41 persen masyarakat Indonesia di Twitter menemukan brand baru berdasarkan rekomendasi di media sosial. Seiring dengan semakin meningkatnya percakapan mengenai belanja di Twitter, brand dapat memanfaatkan momentum ini untuk mempromosikan produk dan layanannya agar lebih banyak diketahui konsumen.

4. Free ongkir dan diskon jadi faktor pendorong utama orang Indonesia belanja online

Kemudahan dan potongan harga yang disediakan belanja online menentukan keputusan dalam menggunakan jasa atau membeli produk.

Lima hal berikut ini menjadi pertimbangan bagi pengguna Twitter di Indonesia saat mereka akan melakukan belanja secara online: gratis ongkos kirim 56,5 persen; kupon atau diskon 55,6 persen; ulasan pembeli lain 54,1 persen, jumlah like atau komentar positif di media sosial 41 persen; dan kebijakan pengembalian yang mudah 35,4 persen.

5. Iklan menambah eksposur suatu produk atau layanan
5 Perilaku Belanja Konsumen Versi Twitter 

Menurut survei GWI, 36 persen pengguna Twitter cenderung membeli produk yang diiklankan. Selain itu, menurut data Twitter, terdapat peningkatan konsumsi video sebesar 124 persen di Indonesia. Brand dapat menggunakan kesempatan ini dengan menciptakan video kampanye kreatif sebagai salah satu cara untuk menarik perhatian konsumen.

Dengan menggabungkan dua komponen ini, brand memiliki kemungkinan lebih baik untuk memenangkan persaingan selama periode momen-momen belanja.

Kategori
SHOPPING

Hal yang Membuatmu Sulit Menahan Keinginan Berbelanja

Hal yang Membuatmu Sulit Menahan Keinginan Berbelanja

Hal yang Membuatmu Sulit Menahan Keinginan Berbelanja – Belanja merupakan pemerolehan barang atau jasa dari penjual dengan tujuan membeli pada waktu itu. Belanja adalah aktivitas pemilihan dan/atau membeli. Dalam beberapa hal dianggap sebagai sebuah aktivitas kesenggangan juga ekonomi.

Memang gak ada larangan untuk siapa pun berbelanja. Pada dasarnya, kamu boleh membeli apa saja dengan cara apa pun. Dibayar lunas atau kredit juga sah-sah saja. Masalahnya, kalau hasrat berbelanjamu sudah keterlaluan, ini jelas akan buruk sekali untuk kesehatan keuanganmu.

Jangan sampai sensasi nikmatnya berbelanja cuma kamu rasakan sesaat, selebihnya justru penderitaan panjang. Makanya, perlu untukmu mengenali kondisi-kondisi psikis yang membuat keinginanmu berbelanja sukar dikendalikan. Baca idn poker deposit pulsa terus sampai tuntas biar kantongmu gak jebol lagi, ya!

1. Berpikir terlalu simpel, ‘Toh, uangnya ada.’
5 Hal yang Membuatmu Sulit Menahan Keinginan Berbelanja, Awas Bokek

Bahkan sekalipun uangnya benar-benar ada, kamu sebaiknya gak menggunakannya dengan sembarangan. Ingat, hidupmu masih panjang. Kamu bakal butuh banyak uang untuk kebutuhan-kebutuhan besar di masa depan.

Seperti, memiliki rumah sendiri. Kalau rumah saja belum punya atau belum terbayar lunas, lebih baik uangnya disimpan untuk membeli atau melunasi rumah.

Bahkan gak usah jauh-jauh bicara rumah deh. Kapan pun, kesehatanmu bisa terganggu atau ada kebutuhan mendesak lainnya. Punya simpanan yang cukup akan sangat membantumu.

2. Kalaupun gak ada uang, pakai kartu kredit juga beres
5 Hal yang Membuatmu Sulit Menahan Keinginan Berbelanja, Awas Bokek

Inilah cara berpikir yang sangat menjebak kebanyakan orang yang menjadikan kartu kredit sebagai solusi. Kartu kredit dibuat tentu bukan gak ada manfaatnya. Namun ingat, bijaksanalah dalam menggunakannya.

Meski sekarang rasanya enak karena tinggal gesek kapan pun butuh, pada akhirnya kamu juga tetap harus membayarnya, kan? Bahkan lebih besar ketimbang bila kamu berbelanja dengan uang tunai atau kartu debit. Jangan sampai kamu terjerat kesulitan keuangan di kemudian hari.

3. Kalau ada masalah atau lagi kesal gak dibicarakan dengan orang lain
5 Hal yang Membuatmu Sulit Menahan Keinginan Berbelanja, Awas Bokek

Semua orang pada dasarnya butuh menyalurkan emosinya. Entah dengan langsung curhat, berkarya, maupun ekspresi-ekspresi lainnya. Kalau kamu sebenarnya butuh curhat tetapi berusaha terlalu keras menahannya, otomatis kamu akan menyalurkannya dengan cara lain.

Masih bagus kalau kamu menyalurkannya dengan menghasilkan karya apa pun. Namun bagaimana jika pelarianmu adalah berbelanja? Makin berat masalah atau kekesalan yang dipendam, makin banyak dan mahal barang yang dibeli.

Nanti akhirnya kamu cuma menyesal. Barang-barang yang telanjur dibeli ternyata gak dibutuhkan. Mau dijual lagi, belum tentu ada yang berminat. Kalaupun ada, mungkin ditawar di bawah harga belinya. Nyesek banget gak tuh?

4. Kalau gak sering belanja, khawatir dibilang orang susah
5 Hal yang Membuatmu Sulit Menahan Keinginan Berbelanja, Awas Bokek

Cara berpikir seperti ini wajib buat kamu rombak total. Kalau masih ada orang yang menilai makmur atau susahnya orang lain dari seberapa sering mereka berbelanja, itu urusannya. Urusanmu adalah kamu gak perlu mengikuti cara berpikir seperti itu.

Tebal tipisnya kantongmu cuma kamu yang benar-benar mengetahuinya kok. Lebih baik dari luar kelihatan biasa-biasa saja tetapi dompet aman, gak ada utang konsumtif, dana darurat tersedia, dan tabungan untuk masa depan juga ada daripada tampak mewah di luar tetapi ternyata kondisi keuangannya gak keruan.

5. Berpikir membeli semua yang diskon sama dengan untung
5 Hal yang Membuatmu Sulit Menahan Keinginan Berbelanja, Awas Bokek

Adanya diskon memang sangat bisa menguntungkan pembeli. Namun hanya jika pembeli tetap selektif, gak lantas membeli ini itu yang sebenarnya gak dibutuhkan. Misal, sudah punya beberapa pasang sepatu, masih juga beli lagi hanya lantaran sedang ada diskon.

Malah hanya akan menumpuk di rumah, kan? Kalau kamu doyan banget dengan yang namanya diskon sampai gak selektif berbelanja, pengeluaranmu justru akan membengkak. Bukannya untung malah buntung.

Kategori
SHOPPING

Tips Aman & Sehat Saat Belanja Produk di Supermarket

Tips Aman & Sehat Saat Belanja Produk di Supermarket

Tips Aman & Sehat Saat Belanja Produk di Supermarket – Belanja merupakan pemerolehan barang atau jasa dari penjual dengan tujuan membeli pada waktu itu. Belanja adalah aktivitas pemilihan dan/atau membeli.

Dalam beberapa hal dianggap sebagai sebuah aktivitas kesenggangan juga ekonomi. Kita sebagai konsumen harus lebih kritis dalam memilih produk yang kita beli. Ingat, apa yang masuk ke tubuh akan berdampak ke kesehatan kita.

Maka dari itu, kita sebagai konsumen harus teliti membaca kemasan produk untuk menghindari tambahan gula, garam, pengawet, atau zat lainnya. Untuk memastikan produk yang kita pilih sehat dan aman, berikut ini adalah beberapa Daftar Akun Club388 tips belanja di supermarket atau swalayan yang bisa kamu praktikkan.

1. Semakin pendek komposisi, semakin sehat

Hal sederhana tapi penting untuk diketahui adalah, daftar komposisi isi produk yang lebih pendek berarti lebih sedikit pemanis dan pengawet yang ditambahkan.

Jika kamu menemukan makanan kemasan dengan fakta nutrisi yang panjang, lebih baik letakkan kembali produk tersebut di rak dan cari produk dengan keterangan komposisi produk yang lebih sederhana.

Sebenarnya, banyak dari bahan-bahan tersebut adalah berbagai jenis gula dan bahan tambahan kimia. Tujuannya sederhana, yaitu untuk “meningkatkan” tampilan, rasa, atau umur simpan makanan, tetapi bukan memberikan efek baik bagi kesehatan kita.

Meskipun sebagian besar zat aditif ini tidak berbahaya secara eksplisit, tetapi zat-zat tersebut tidak baik untuk kita. Apalagi secara keseluruhan pola makanmu tidak sehat. Jadi, periksa daftar komposisi kandungan produk sebelum memasukkannya ke dalam keranjang belanja, ya.

2. Pikirkan kembali label yang bertuliskan “tidak mengandung kolesterol”
Harus Kritis, 5 Tips Aman dan Sehat Belanja Produk di Supermarket

Kolesterol lemak alami hanya ada pada produk hewani (daging, ikan, telur, susu, dan mentega, misalnya). Jadi, mengapa beberapa produk turunan tumbuhan dinyatakan dengan huruf besar bahwa produk tersebut tidak mengandung kolesterol?

Karena beberapa produsen menyadari bahwa banyak orang yang peduli dengan kolesterol, dan mungkin mereka tahu juga banyak orang mungkin lupa atau bahkan tidak tahu bahwa sumber nabati tidak mengandung kolesterol.

Melansir The Healthy, beberapa produk yang kerap menyertakan label “bebas kolesterol” contohnya sereal, kue kering, roti, salad dressing, dan terutama minyak dan margarin. Minyak sudah jelas adalah lemak, sehingga produsennya berpikir konsumen akan diyakinkan bahwa tidak ada kolesterol dalam minyak jagung, minyak safflower, atau minyak zaitun. Bila kamu melihat produk dengan klaim tersebut, ingatlah itu adalah makanan sumber nabati sehingga tidak mengandung kolesterol.

3. Tetap cek kemasan berlabel “alami” atau “organik”
Harus Kritis, 5 Tips Aman dan Sehat Belanja Produk di Supermarket

Jika kamu merasa label makanan “alami” dan “organik” itu adalah hal yang sama, kamu salah.

Untuk sebuah produk bisa menyertakan label “organik” dalam kemasannya, itu harus di dapat lewat proses sertifikasi. Menurut keterangan di laman Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (BPOM), makanan organik di definisikan sebagai makanan yang dalam proses penyediaannya tidak melibatkan pestisida atau bahan kimia sejenis maupun rekayasa genetika, berlaku untuk makanan nabati maupun hewani.

Untuk makanan yang berasal dari tumbuhan baik sayur maupun buah (nabati), seluruh proses pembuatannya dari persiapan lahan, penanaman maupun perawatan menggunakan teknologi yang alami.

Begitu pula untuk makanan hewani, teknologi yang d igunakan selalu mengacu pada metode organik seperti ternak sapi atau ayam yang dalam pemeliharaannya tidak menggunakan hormon pengatur tumbuh (pemacu).

Jadi, jika sebuah produk di labeli “organik”, makan produk tersebut harus mematuhi standar yang telah di tetapkan badan atau institusi terkait, yang mencakup aplikasi yang panjang, pencatatan menyeluruh, dan inspeksi tahunan.

Bagaimana dengan produk dengan label “alami” atau “natural”? Mungkin ini lebih tricky, karena klaim tersebut jauh lebih “santai” ketimbang label organik, karena tidak membutuhkan standar atau persyaratan tertentu.

Makanan yang di beri label “alami” atau “natural” tidak menjamin di buat dengan bnahan organik, atau bahkan bahan pembuatnya lebih berkualitas atau lebih bernutrisi.

Melansir The Healthy, meski tidak ada persyaratan untuk produk dengan klaim alami, label semacam itu harus akurat. Misalnya, produk daging di klaim “alami” karena hewan ternaknya tidak di beri makan antibiotik atau hormon, makan pada kemasan produk harus menyertakan keterangan tersebut.

4. Hati-hati dengan takaran saji (serving size)
Harus Kritis, 5 Tips Aman dan Sehat Belanja Produk di Supermarket

Tabel “nutrition facts” sering kali di rancang untuk membuat konsumen berpikir apa yang mereka makan mengandung lebih sedikit kalori daripada yang sebenarnya.

Sebagai contoh, biasanya kandungan nutrisi berdasarkan per porsi. Namun, pastikan cek label “takaran saji” atau “serving size“. Informasi ini merupakan takaran dalam sekali konsumsi. Biasanya, dalam kemasan makanan di tulis 1/2 cup atau 1/2 cangkir dengan total 107 gram.

Cek juga label “servings per container” atau di sebut juga di sebut juga sebagai sajian per kemasan. Dengan kata lain, dalam satu kemasan produk bisa di sajikan dalam beberapa kali penyajian atau konsumsi. Contohnya pada tulisan “servings per container 4“, maksudnya adalah dalam 1 kemasan di sajikan untuk 4 kali penyajian atau untuk 4 kali konsumsi.

5. Kandungan nutrisi yang harus di batasi

Beberapa kandungan yang harus di batasi dari makanan yang kamu konsumsi. Di antaranya lemak jenuh, lemak trans, serta tambahan gula dan garam. Kandungan tersebut biasanya mudah di penuhi dari berbagai jenis makanan. Bila kadar yang di konsumsi terlalu tinggi, tentu saja bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit. Misalnya penyakit jantung, hipertensi, dan sebagainya.

Maka dari itu, saat membeli produk makanan tertentu di swalayan. Cari kandungan yang nilainya kurang dari 5 persen dari angka kecukupan gizi (AKG). Perlu kamu tahu bahwa lemak jenuh atau lemak trans tidak punya patokan persen AKG. Maka dari itu, batasi asupannya kurang dari 20 gram per hari.

Itulah tips aman dan sehat dalam memilih makanan saat berbelanja di supermarket atau swalayan. Prioritaskan untuk memilih produk sehat. Dan terapkan pola makan sehat bergizi seimbang dengan lebih banyak mengonsumsi makanan segar. Di banding makanan olahan. Optimalkan dengan olahraga rutin, tidur cukup. Dan kelola stres dengan baik agar kesehatanmu terjaga.

Kategori
SHOPPING

Kesalahan yang Sering Para Wanita Lakukan Saat Berbelanja

Kesalahan yang Sering Para Wanita Lakukan Saat Berbelanja

Kesalahan yang Sering Para Wanita Lakukan Saat Berbelanja – Berbelanja adalah suatu aktivitas yang biasa dilakukan oleh setiap orang. Bukan hanya perempuan, laki-laki pun juga melakukan aktivitas belanja. Belanja bisa dilakukan dimana saja, misalnya di pasar.

Pasar dalam pengertian konkret adalah tempat dimana pembeli dan penjual bertemu untuk melakukan jual beli. Berbelanja tentu merupakan suatu hal yang lumrah dijalani. Kamu tentu sah-sah saja untuk menghabiskan uang hasil jerih payah untuk membeli barang yang sangat diinginkan.

Namun kamu juga perlu waspada. Jika tak bisa mengontrol nafsu berbelanja, bisa-bisa uangmu habis tak bersisa. Di artikel ini ada Daftar  kesalahan berbelanja yang biasanya dilakukan para wanita. Coba cek dulu apk idn poker open card apakah kamu juga sering melakukannya?

1. Tergiur diskon atau promo.
Waspada, Ini 7 Kesalahan yang Sering Dilakukan Wanita Saat Berbelanja

Mungkin hal ini terlihat bisa menghemat pengeluaran, padahal jika tidak tepat sama saja ini adalah pemborosan. Misalnya saat ini kamu sedang butuh sabun mandi, sementara sedang ada promo atau diskon baju. Jika mengikuti keinginan untuk membeli baju karena tergiur diskon, sama saja kamu boros karena sebenarnya kamu membeli barang yang gak di butuhkan.

2. Belanja bulanan tanpa membuat list belanja.
Waspada, Ini 7 Kesalahan yang Sering Dilakukan Wanita Saat Berbelanja

Biasakanlah untuk membuat list belanja sebelum berbelanja bulanan. Pergi ke pusat perbelanjaan tanpa membawa list belanja adalah kesalahan fatal. Kamu bisa merasa bahwa kamu sedang membutuhkan banyak barang padahal sebenarnya tidak. List belanja bakal membuatmu tetap hemat dan membantu mengeluarkan uang sesuai kebutuhan.

3. Kalap saat belanja barang second hand.
Waspada, Ini 7 Kesalahan yang Sering Dilakukan Wanita Saat Berbelanja

Membeli barang second adalah salah satu trik penghematan. Alih-alih membeli dress baru kamu bisa membeli dress second dengan kualitas tak kalah bagus hanya dengan separuh harga. Namun waspada juga saat sedang berbelanja barang second. Bisa-bisa kamu kalap dan justru membeli barang yang sebenarnya tak terlalu di butuhkan.

4. Tergoda beli alat makeup baru meskipun sebenarnya masih punya.
Waspada, Ini 7 Kesalahan yang Sering Dilakukan Wanita Saat Berbelanja

Makeup tentu adalah piranti wajib bagi para wanita untuk mendongkrak penampilan. Namun, jika setiap bulan selalu tergoda untuk membeli alat makeup baru padahal sebenarnya masih punya, hal ini sama saja dengan pemborosan. Cermati betul dan belilah alat makeup yang benar-benar di butuhkan.

5. Merasa gak punya baju untuk ke pesta atau kondangan, jadi merasa harus beli baru.
Waspada, Ini 7 Kesalahan yang Sering Dilakukan Wanita Saat Berbelanja

Ini kesalahan yang sering di lakukan oleh para wanita. Setiap ada pesta atau acara pernikahan kawan pasti selalu merasa tidak punya baju dan merasa harus membeli. Nafsu berbelanja inilah yang harus di kontrol. Belilah baju atau dress dengan warna netral sehingga bisa mudah mix and match dengan aksesoris apapun.

6. Latah membeli barang karena ingin bareng teman.
Waspada, Ini 7 Kesalahan yang Sering Dilakukan Wanita Saat Berbelanja

Hal ini juga sering menjangkiti kaum hawa. Sebenarnya tak terlalu membutuhkan barang tersebut. Namun, hanya karena teman-teman di lingkungan pergaulanmu memilikinya, maka kamu juga jadi tergiur untuk membelinya juga.

7. Lebih menuruti keinginan daripada kebutuhan
Waspada, Ini 7 Kesalahan yang Sering Dilakukan Wanita Saat Berbelanja

Selalu ikuti kebutuhan bukan keinginan. Jadi sebisa mungkin belilah barang yang memang sesuai dengan kebutuhanmu saat ini. Membeli barang yang sesuai keinginan hanya akan memuaskanmu sementara, setelah itu kamu bakal merasa menyesal karena ternyata tak terlalu membutuhkan barang tersebut.

Kategori
SHOPPING

Nih Keuntungan Jika Kamu Pandai Menawar Saat Belanja

Nih Keuntungan Jika Kamu Pandai Menawar Saat Belanja

Nih Keuntungan Jika Kamu Pandai Menawar Saat Belanja – Belanja merupakan pemerolehan barang atau jasa dari penjual dengan tujuan membeli pada waktu itu. Belanja adalah aktivitas pemilihan dan/atau membeli. Dalam beberapa hal dianggap sebagai sebuah aktivitas kesenggangan juga ekonomi.

Negosiasi, kegiatan yang melelahkan tetapi juga menyenangkan bagi sebagian orang. Sebab, kegiatan negosiasi itu selain ada pada acara formal, tetapi negosiasi juga sering terjadi pada tawar-menawar harga barang di pasar.

Bagi beberapa orang, bernegosiasi itu seru dan juga menantang. Bahkan ada beberapa dari mereka yang lebih suka berbelanja di pasar ketimbang berbelanja online karena alasan tawar-menawar tersebut. Dan berikut ini adalah keuntungan download apk open card di saat kamu pandai menawar harga barang.

1. Hemat
Anti Banget Rugi, Ini Nih 5 Keuntungan Saat Kamu Pandai Menawar!

Pandai tawar-menawar? Yang terlintas pertama dalam pikiran kita tentu perihal hematnya keuangan di saat kita mampu mendapatkan beberapa barang atau kebutuhan dengan harga serendah-rendahnya. Jika kamu pandai menawar, sudah pasti kamu juga akan lebih hemat dalam berbelanja. Jadi tertarik untuk belajar nawar?

2. Selalu untung
Anti Banget Rugi, Ini Nih 5 Keuntungan Saat Kamu Pandai Menawar!

Di samping hemat, menawar juga memiliki manfaat di mana kita akan lebih diuntungkan dalam menentukan keputusan, baik dalam berniaga, atau berdiskusi mengenai sebuah hal. Dengan kemampuan menawar yang baik, siapa pun bisa mencapai kesepakatan yang menguntungkan dan pastinya anti banget rugi.

3. Gak mudah dibohongi
Anti Banget Rugi, Ini Nih 5 Keuntungan Saat Kamu Pandai Menawar!

Coba tanyakan manfaat yang satu ini kepada ibu kita masing-masing. Rata-rata ibu-ibu pandai sekali dalam urusan tawar-menawar barang. Bahkan, berdasarkan pengalamannya, ibu-ibu bisa menilai apakah harga sebuah barang itu masuk akal atau tidak. Sehingga menurunkan risiko kerugian atau tertipu oleh oknum penjual.

4. Punya kesepakatan yang baik
Anti Banget Rugi, Ini Nih 5 Keuntungan Saat Kamu Pandai Menawar!

Pernah dengar ungkapan ’50-50?’ Ungkapan tersebut dimaknai sebagai keseimbangan keuntungan antara kedua belah pihak yang bersangkutan. Dan apabila kita bernegosiasi pun, prinsip ini akan lebih sering tercapai. Sebab, bukan hanya penjual yang untung, tetapi juga pembeli.

5. Kontrol keuangan lebih terjaga
Anti Banget Rugi, Ini Nih 5 Keuntungan Saat Kamu Pandai Menawar!
Yang namanya menawar harga, pasti tujuannya untuk menekan pengeluaran agar semakin hemat dan terkontrol. Nah, jika kamu adalah salah satu dari orang-orang yang pandai bernegosiasi dalam menentukan harga barang. Pasti kamu memiliki kontrol keuangan yang lebih baik ketimbang mereka yang tidak pandai dalam urusan tawar-menawar.
Bernegosiasi bisa diterapkan dalam berbagai aspek, termasuk menawar barang ketika berbelanja. Jika kamu ahli dalam menawar barang, selain bisa menghemat juga minim risiko untuk dikenai harga yang mahal oleh penjual.