Kategori
NEWS

Siap-siap! Dana BST Tahap 4 DKI Jakarta Segera Bisa Di Cairkan

Siap-siap! Dana BST Tahap 4 DKI Jakarta Segera Bisa Di Cairkan

Di lansir dari american-cannibal.com, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai membagikan Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap 4. Informasi ini di bagikan melalui akun resmi Twitter @DKIJakarta. Di sebutkan, penyaluran BST tahap 4 paling lama akan di lakukan pada minggu ke-4 April.

Di kutip dari IDN Poker APK, “Sesuai informasi yang di terima dari Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta bahwa target pencairan BST Tahap 4 paling lambat di lakukan pada minggu ke IV bulan April 2021. Harap selalu memantau media sosial resmi milik Pemprov DKI Jakarta mengenai informasi tersebut. Terima kasih,” demikian di tulis di akun Twitter Pemprov DKI Jakarta, Senin (19/4/2021).

1. Dana tidak akan hilang jika tak langsung di cairkan

Dana BST ini dapat di cairkan di Bank DKI. Sebelumnya Pemprov DKI Jakarta sudah membagikan BST tahap 3 mulai 3 April 2021. Ada sejumlah hal yang kerap di tanyakan masyarakat terkait BST, salah satunya adalah pemotongan dana jika tak langsung di cairkan.

Dinas Sosial Pemprov DKI Jakarta menyebutkan, tidak ada potongan dari dana bantuan yang di terima sebesar Rp300.000. Uang akan langsung di transfer ke rekening penerima manfaat.

2. Warga dengan kategori ini tidak lagi terima BST

Ada beberapa pertanyaan juga terkait sejumlah warga yang mendapat BST tahap 1 tapi tidak menerima BST tahap 2 dan tahap 3.

Mengenai hal ini, Pemprov DKI Jakarta menjelaskan bahwa pada pencairan BST tahap 2 di lakukan pemutakhiran data penerima bantuan, melalui musyawarah kelurahan yang di hadiri oleh RT dan RW.

Penerima bantuan dengan kategori meninggal dunia, pindah, di anggap mampu, penerima PKH/BPNT, dan memiliki penghasilan tetap di hapus dari daftar penerima BST.

3. Warga kategori usulan baru sudah dapat undangan

Sebelumnya, Dinas Sosial DKI Jakarta juga menyebutkan bahwa masyarakat yang masuk kategori usulan penerima bantuan baru melalui RT, sudah mendapat undangan pertama pengambilan kartu ATM dan buku tabungan, yang telah di distribusikan pada 29-31 Maret 2021.

“Apabila tidak hadir, akan di berikan undangan kedua dan ketiga melalui perangkat RT dan RW. Untuk itu di sarankan agar penerima manfaat berkoordinasi dengan perangkat RT dan RW,” tulis akun Instagram @dkijakarta, Sabtu (3/4/2021).

Kategori
NEWS

Perawatnya Di Tendang Keluarga Pasien, Ini Respons RS Siloam Sriwijaya

Perawatnya Di Tendang Keluarga Pasien, Ini Respons RS Siloam Sriwijaya

Di lansir dari american-cannibal.com, kasus penganiayaan terhadap perawat Rumah Sakit (RS) Siloam Sriwijaya Palembang yang sempat viral di media sosial pada Jumat (16/4/2021), kini di tangani pihak kepolisian. Pihak rumah sakit pun merespons kasus perawat mereka yang di aniaya oleh keluarga pasien.

Di kutip dari IDN Poker APK, “Siloam Sriwijaya mengutuk kekerasan bagi tenaga kesehatan. Kita tahu tenaga perawat dan kesehatan merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. “Tenaga kesehatan perlu mendapat apresiasi dari kita semua. Karena tugasnya yang cukup vital”, ungkap Dirut RS Siloam, dr Bona Fernando, Jumat (16/4/2021).

Perawat perempuan berinisial CR di aniaya oleh orangtua pasien yang berinisial JT, karena di tuduh salah melepas selang infus pasien. CR pun melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polrestabes Palembang.

1. RS Siloam bantu polisi dengan serahkan CCTV

Bona mengatakan pihak RS telah menjalankan apa yang harusnya di jalankan sesuai SOP. RS Siloam menyerahkan rekaman kamera CCTV kepada penyidik kepolisian sebagai bukti pelaporan yang di lakukan karyawannya CR.

“Kami tetap mendukung proses hukum, mendukung laporan perawat kita. Lalu kita tunggu sesuai hukum berlaku,” jelas dia.

Bona menegaskan penyerangan yang di lakukan keluarga pasien bernama JR itu tidak bisa di benarkan. Namun, pihaknya tidak akan menerapkan blacklist terhadap keluarga pasien tersebut.

2. Mengimbau masyarakat untuk menghargai tenaga kesehatan

Pihak RS tidak menutup kemungkinan adanya penyelesaian secara damai. Namun keputusan tersebut, kata beliau, tergantung dengan proses mediasinya yang di jalani oleh perawat mereka yang di serang sebagai korban.

“Karena dia (perawat) yang melaporkan oleh karena itu sepenuhnya kita serahkan kepada yang bersangkutan . Apakah nanti dia datang meminta maaf, terserah perawat. Peluang damai terbuka,” tutup dia.

3. Tetap proses hukum atau jalan damai, pihak RS serahkan keputusan kepada korban

Telepas dari itu, pihaknya sangat menyesalkan tindakan kekerasan kepada perawat alias tenaga kesehatan. Dia menyebut tindakan seperti itu tidak dapat di toleransi.

“Nakes hanya ingin memberi yang terbaik bagi pasien dan keluarga. Kami mengimbau masyarakat untuk menghargai semua tenaga kesehatan yang berjuang memberik pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Kategori
NEWS

Mengenal Fenomena Debris Flow, Efek Siklon Tropis Seroja di NTT

Mengenal Fenomena Debris Flow, Efek Siklon Tropis Seroja di NTT

Di lansir dari american-cannibal.com, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan fenomena debris flow menjadi salah satu penyebab banyak korban jiwa yang meninggal imbas Siklon Tropis Seroja di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal ini di sampaikan Plt Direktur Pemetaan dan Evakuasi Risiko Bencana BNPB, Abdul Muhari, dalam konferensi pers daring pada Kamis (15/4/2021).

Imbasnya, tiga wilayah di NTT tercatat terdampak paling parah. Ketiga wilayah tersebut adalah Adonara, Lembata, dan Alor.

Lantas, apa itu fenomena debris flow? Di kutip dari IDN Poker APK, berikut ini uraiannya.

1. Debris flow bukan banjir bandang

Abdul Muhari menjelaskan, mungkin banyak yang mengenal fenomena yang terjadi di NTT sebagai banjir bandang. Namun nyatanya, debris flow bukan banir bandang.

“Debris flow ini adalah aliran dengan kecepatan tinggi yang berisi batu-batu gunung dari atas ke bawah,” ujar Abdul Muhari.

Di wilayah Adonara, 55 korban meninggal dan satu orang di nyatakan hilang imbas dari fenomena debris flow.

2. Debris flow kerap terjadi di wilayah bukit batu

Debris flow biasanya terjadi di kawasan bukit batu atau gunung dengan lereng yang curam dan memiliki banyak sebaran batuan lava yang tak saling terikat dengan kuat satu sama lain. Material yang di bawa menggelinding saat debris flow bergerak dengan sangat cepat.

Mengutip dari ANTARA, hal ini berbeda dengan banjir bandang yang justru terjadi di kawasan lebih rendah dengan material bawaan seperti pohon-pohon yang terbawa aliran aurs air.

“Yang terjadi pada beberapa hari yang lalu itu gelindingan batu besar yang menggelinding di atas permukaan bebatuan yang di lumasi oleh lumpur,” ujar Abdul.

“Sehingga bisa kita bayangkan kecepatan dan gelindingan batu itu dari atas ke bawah,” ujar dia lagi.

3. Perlu ada langkah antisipasi dampak bencana

Abdul Muhari mengingatkan pada dasarnya bencana alam dapat terjadi berulang, termasuk yang telah menimpa wilayah NTT.

“Kalau terjadi lagi hujan dengan intensitas sangat tinggi, maka besar kemungkinan peristiwa ini akan berulang,” kata Abdul.

“Sangat tepat kiranya keputusan bapak presiden untuk menyarankan agar penduduk yang berada di jalur peluncuran bebatuan itu untuk di relokasi,” imbuhnya.

Sebagai langkah antisipasi bencana, informasi siklon tropis dari BMKG harus lebih di perhatikan. Tanda-tanda khusus dari alam juga tak boleh di abaikan.

“Kalau terjadi hujan dengan intensitas sangat tinggi terjadi lebih dari satu jam berturut-turut, maka masyarakat harus di evakuasi,” ujar Abdul.

Kategori
NEWS

[UPDATE] 2,9 Juta Warga Dunia Meninggal Dunia karena COVID-19

[UPDATE] 2,9 Juta Warga Dunia Meninggal Dunia karena COVID-19

Di lansir dari american-cannibal.com, kasus positif COVID-19 dunia masih menunjukkan tren peningkatan. Data dari laporan World O Meter tercatat, hingga Rabu (14/4/2021) pukul 05.30 WIB, ada 137.936.126 kasus positif virus corona secara global.

Di kutip dari IDN Poker APK, dari jumlah tersebut, angka kematian akibat virus corona masih bertambah mencapai 2.969.761 kasus. Sementara, kasus sembuh pun meningkat menjadi 110.857.483 orang.

1. Sebanyak 104 ribu orang dalam kondisi kritis akibat COVID-19

Dari total 137.936.126 kasus COVID-19, sebanyak 24.108.882 kasus di antaranya merupakan kasus aktif. Sedangkan, 113.827.244 kasus virus corona di anggap selesai akibat kematian atau kesembuhan.

Sebanyak 99,6 persen atau 24.004.678 kasus aktif COVID-19 saat ini terpapar virus corona dengan gejala dan kondisi ringan. Sementara, sebanyak 0,4 persen atau 104.204 sisanya dalam kondisi serius atau kritis.

2. Negara dengan kasus COVID-19 terbanyak

Adapun lima besar negara di dunia dengan kasus positif COVID-19 terbanyak masih di tempati Amerika Serikat (AS), India, Brasil, Prancis, dan Rusia.

AS masih menjadi negara dengan kasus COVID-19 terbanyak, yakni 32.063.367 kasus. Kemudian, India 13.871.321 kasus, Brasil 13.599.994 kasus, Prancis 5.106.329 kasus, dan Rusia 4.657.883 kasus.

Di wilayah Asia, Turki masih menjadi negara kedua tertinggi setelah India yang mengalami penyebaran virus corona terbanyak, yakni dengan total 3.962.760 kasus.

Kemudian ada Iran dengan 2.118.212 kasus, dan Indonesia 1.577.526 kasus, serta Irak 941.078 kasus.

3. Tiga negara dengan penambahan kasus harian dan kematian paling tinggi

AS, Brasil, dan India masih konsisten tercatat menjadi negara dengan penambahan kasus harian COVID-19 terbanyak. Masing-masing bertambah 577.131 kasus, 358.425 kasus dan 172.115 kasus.

Sementara, catatan penambahan kasus kematian harian tertinggi karena COVID-19 ada di Brasil dengan 3.394 kematian. Kemudian di susul India dengan 1.026 kematian dan AS 770 kematian.

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 RI terus mengkampanyekan gerakan 3M untuk menghentikan penyebaran virus corona. Yakni menggunakan masker, menghindari kerumunan atau menjaga jarak fisik, dan rajin mencuci tangan dengan air sabun yang mengalir.

Jika protokol kesehatan ini di lakukan dengan di siplin, maka di harapkan dapat memutus mata rantai penularan COVID-19. Oleh karenanya, menjalankan gaya hidup 3M akan melindungi diri sendiri dan orang di sekitar kita. Ikuti informasi penting dan terkini soal COVID-19 di situs covid19.go.id dan IDN Times.

Kategori
NEWS

[UPDATE] 137 Juta Warga Dunia Positif COVID-19

[UPDATE] 137 Juta Warga Dunia Positif COVID-19

Di lansir dari american-cannibal.com, kasus positif COVID-19 dunia masih menunjukkan tren peningkatan. Data dari World O Meter tercatat hingga Selasa (13/4/2021) pukul 07.25 WIB, ada 137.232.754 kasus positif virus corona secara global.

Di kutip dari IDN Poker APK, dari jumlah tersebut angka kematian akibat virus corona kini mencapai 2.957.810 kasus. Sementara, kasus sembuh pun meningkat menjadi 110.409.598 orang.

1. Sebanyak 104 ribu orang dalam kondisi kritis akibat COVID-19

Dari total 137.232.754 kasus COVID-19, sebanyak 23.865.346 kasus di antaranya merupakan kasus aktif. Sedangkan 113.367.408 kasus virus corona di anggap selesai akibat kematian atau kesembuhan.

Sebanyak 99,6 persen atau 23.761.334 kasus aktif COVID-19 saat ini terpapar virus corona dengan gejala dan kondisi ringan. Sementara itu, 0,4 persen atau 104.012 sisanya dalam kondisi serius atau kritis.

2. Negara dengan kasus COVID-19 terbanyak

Adapun lima besar negara di dunia dengan kasus positif COVID-19 terbanyak masih di tempati Amerika Serikat (AS), India, Brasil, Prancis, dan Rusia.

AS masih menjadi negara dengan kasus COVID-19 terbanyak, yakni 31.982.834 kasus. Kemudian, India dengan 13.686.073, Brasil dengan 13.521.409 kasus, Prancis sebanyak 5.067.216 kasus, dan Rusia 4.649.71 kasus.

Di wilayah Asia, Turki masih menjadi negara kedua tertinggi setelah India yang mengalami penyebaran virus corona terbanyak, yakni dengan total 3.903.573 kasus.

Kemudian ada Iran dengan 2.093.452 kasus, dan Indonesia 1.571.824 kasus, serta Irak 932.899 kasus.

3. Tiga negara dengan penambahan kasus harian dan kematian paling tinggi

AS, Brasil, dan India masih konsisten tercatat menjadi negara dengan penambahan kasus harian COVID-19 terbanyak. Masing-masing bertambah 576.288 kasus, 355.031 kasus dan 171.089 kasus.

Sementara, catatan penambahan kematian harian tertinggi karena COVID-19 ada di Brasil dengan 1.738 kematian. Kemudian di susul India dengan 880 kematian dan AS 450 kematian.

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 RI terus mengkampanyekan gerakan 3M untuk menghentikan penyebaran virus corona. Yakni menggunakan masker, menghindari kerumunan atau menjaga jarak fisik, dan rajin mencuci tangan dengan air sabun yang mengalir.

Jika protokol kesehatan ini di lakukan dengan di siplin, maka di harapkan dapat memutus mata rantai penularan COVID-19. Oleh karenanya, menjalankan gaya hidup 3M akan melindungi diri sendiri dan orang di sekitar kita. Ikuti informasi penting dan terkini soal COVID-19 di situs covid19.go.id dan IDN Times.

Kategori
NEWS

[UPDATE] Korban Meninggal Banjir Bandang NTT Jadi 177 Orang

[UPDATE] Korban Meninggal Banjir Bandang NTT Jadi 177 Orang

Di lansir dari american-cannibal.com, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Josef Nae Soi mengatakan, hingga Minggu, 11 April 2021 malam jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang karena cuaca ekstrem di daerah itu tercatat 177 orang.

Di kutip dari IDN Poker APK, “Sampai dengan hari ini jumlah korban akibat dari Siklon Tropis Seroja berjumlah 177 orang yang meninggal,” kata Josef dalam konferensi pers Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Minggu, 11 April 2021 malam.

Angka tersebut mengalami kenaikan jika di bandingkan pada Sabtu, 10 April 2021, sebanyak 174 orang.

1. Korban meninggal dunia paling banyak berasal dari Kabupaten Flores Timur

Selain itu, terdapat 45 orang belum di temukan akibat cuaca ekstrem dampak Siklon Tropis Seroja. Hingga membuat NTT porak-poranda karena banjir bandang dan tanah longsor.

Rinciannya, korban meninggal dunia paling banyak berasal dari Kabupaten Flores Timur sebanyak 72 orang, Lembata 47 orang, Alor 28 orang, Kabupaten Kupang 12 orang, Malaka 7 orang, Kota Kupang 6 orang, Sabu Raijua 3 orang, serta Ende dan Sikka masing-masing 1 orang.

Sementara untuk korban orang hilang terdata sebanyak 22 orang berasal dari Lembata, 13 orang dari Alor, 5 orang dari Sabu Raijua, 3 orang dari Kabupaten Kupang, dan 2 dari Flores Timur.

2. Kabupaten Kupang jadi wilayah yang belum terjangkau

Daerah-daerah yang belum terjangkau tim evakuasi yakni Kabupaten Kupang, karena beberapa kendala.

“Memang agak terlambat kita mendapatkan informasi karena memang kondisi daerahnya yang saat ini sedang terputus. Karena akses untuk ke sini hanya bisa di lalui jalan darat dan laut,” kata Josef.

Cuaca tidak bersahabat juga menjadi alasan bantuan pemerintah belum mencapai daerah tersebut. Terdapat beberapa desa di Kabupaten Kupang yang belum dapat terjangkau sampai saat ini.

3. BNPB kerahkan helikopter untuk menjangkau wilayah terpencil

Josef memastikan mulai hari ini akan di kerahkan armada, termasuk helikopter, untuk menjangkau tempat-tempat yang belum terjangkau sebelumnya.

Untuk daerah dengan korban jiwa yang cukup banyak seperti Flores Timur, Lembata, dan Alor seluruh dusunnya sudah di layani sebagaimana mestinya.

Kategori
NEWS

[UPDATE] 101.895 Warga Dunia Kritis Akibat COVID-19

[UPDATE] 101.895 Warga Dunia Kritis Akibat COVID-19

Di lansir dari american-cannibal.com, kasus positif COVID-19 dunia masih menunjukkan tren peningkatan. Data dari laporan World O Meter tercatat, hingga Sabtu (10/4/2021) pukul 07.30 WIB, ada 135.271.810 kasus positif virus corona secara global.

Di kutip dari IDN Poker APK, dari keseluruhan jumlah tersebut, angka kematian akibat virus corona masih bertambah mencapai 2.927.402 kasus. Sementara, kasus sembuh pun meningkat menjadi 108.845.226 orang.

1. Sebanyak 101 ribu orang dalam kondisi kritis akibat COVID-19

Dari total 135,2 juta kasus COVID-19, sebanyak 23.499.182 kasus di antaranya merupakan kasus aktif. Sedangkan, 111.772.628 kasus virus corona di anggap selesai akibat kematian atau kesembuhan.

Sebanyak 99,6 persen atau 23.397.287 kasus aktif COVID-19 saat ini terpapar virus corona dengan gejala dan kondisi ringan. Sementara itu, 0,4 persen atau 101.895 sisanya dalam kondisi serius atau kritis.

2. Negara dengan kasus COVID-19 terbanyak

Adapun, lima besar negara di dunia dengan kasus positif COVID-19 terbanyak masih di tempati Amerika Serikat (AS), Brasil, India, Prancis, dan Rusia.

AS masih menjadi negara dengan kasus COVID-19 terbanyak, yakni 31.798.104 kasus. Kemudian, Brasil dengan 13.375.414 kasus, lalu India dengan 13.202.783 kasus, Prancis sebanyak 4.980.501 kasus, dan Rusia 4.623.984 kasus.

Di wilayah Asia, Turki masih menjadi negara kedua tertinggi setelah India yang mengalami penyebaran virus corona terbanyak, yakni dengan total 3.745.657 kasus.

Kemudian ada Iran dengan 2.029.412 kasus, dan Indonesia 1.558.145 kasus, serta Irak 911.376 kasus.

3. Tiga negara dengan penambahan kasus harian dan kematian paling tinggi

India, Brasil, dan AS masih konsisten tercatat menjadi negara dengan penambahan kasus harian COVID-19 terbanyak. Masing-masing bertambah 144.829 ribu kasus, 89.090 ribu kasus dan 80.700 ribu kasus.

Sementara, catatan penambahan kematian harian tertinggi karena COVID-19 ada di Brasil dengan 3.647 kematian. Kemudian di susul AS dengan 858 kematian dan India 773 kematian.

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 RI terus mengkampanyekan gerakan 3M untuk menghentikan penyebaran virus corona. Yakni menggunakan masker, menghindari kerumunan atau menjaga jarak fisik, dan rajin mencuci tangan dengan air sabun yang mengalir.

Jika protokol kesehatan ini di lakukan dengan di siplin, maka di harapkan dapat memutus mata rantai penularan COVID-19. Oleh karenanya, menjalankan gaya hidup 3M akan melindungi diri sendiri dan orang di sekitar kita. Ikuti informasi penting dan terkini soal COVID-19 di situs covid19.go.id dan IDN Times.

Kategori
NEWS

Terbang ke NTT, Jokowi Akan Tinjau Lokasi Bencana

Terbang ke NTT, Jokowi Akan Tinjau Lokasi Bencana

Di lansir dari american-cannibal.com, Presiden Joko “Jokowi” Widodo bertolak ke Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (9/4/2021) pagi. Rencananya, dalam kunjungan kali ini Jokowi akan meninjau lokasi terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor.

Di kutip dari idlehandsbar.com, “Dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, Presiden dan rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 06.00 WIB dan di jadwalkan mendarat di Bandara Frans Seda, Kabupaten Sikka,” tulis keterangan Sekretariat Presiden, Jumat (9/4/2021).

1. Jokowi ke NTT di dampingi Menteri Basuki Hadimuldjono dan Pramono Anung

Para Menteri yang turut mendampingi Jokowi dalam penerbangan menuju NTT antara lain Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono. Ada juga Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono.

Kemudian, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Agus Subiyanto, dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

2. Jokowi menyalurkan bantuan presiden untuk korban bencana

Sebelumnya, pasukan TNI sudah di terjunkan secara langsung oleh Presiden Jokowi untuk mengangkut dan mendistribusikan bantuan presiden. Pada Selasa, 6 April 2021, bantuan presiden tahap pertama sejumlah 5.000 paket sembako telah di berangkatkan. Sebagian di angkut menggunakan Hercules TNI AU dan sisanya dengan Kapal Perang TNI AL menuju daerah bencana.

Tercatat ada 3.500 paket sembako telah tiba di Kabupaten Adonara dan Lembata. Bantuan langsung di bagikan ke warga terdampak bencana. Lalu, sebanyak 10.000 sembako bantuan presiden segera di kirim, namun menunggu kesiapan alat transportasinya.

Selain NTT, Jokowi juga mengirimkan bantuan 13.000 paket sembako ke daerah terdampak bencana di Kabupaten Bima, Provinsi NTB.

3. Gubernur NTT sudah tetapkan status tanggap darurat

Sebagaimana yang telah di ketahui, Kota Kupang dan 21 kabupaten di Provinsi NTT di landa sejumlah bencana. Yang di akibatkan siklon tropis Seroja sejak 2 April sampai 5 April 2021. Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat telah menetapkan status tanggap darurat terhitung mulai 6 April sampai 5 Mei 2021.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan hingga hari Rabu, 7 April 2021 pukul 20.00 WIB, tercatat jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang dan tanah longsor di NTT sebanyak 138 orang.

“Total korban meninggal yang telah di temukan jasadnya mencapai 138 orang. Sementara 61 orang hilang,” ujar Kepala BNPB Doni Monardo, dalam konferensi pers secara virtual, Rabu.